KALBARONLINE.com – Kementerian ATR/BPN resmi mengubah pola penanganan aset tanah PT Telkom Indonesia dari sistem regional yang terfragmentasi menjadi sistem terpusat dan sistematis. Perubahan ini ditandai dengan pembentukan Satgas Akselerasi Legalisasi 2026 yang disaksikan langsung oleh Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan.
Dalam arahannya, Wamen Ossy menyoroti kelemahan sistem lama di mana setiap kantor regional Telkom harus mengurus aset secara mandiri ke kantor pertanahan (kantah) di daerah masing-masing.
“Kalau sekarang lebih sistematis, tujuan ataupun sasaran-sasarannya pun sudah ditentukan. Harapannya adalah seluruh aset Telkom dapat tersertipikatkan, dan masalah di luar ranah pengadilan bisa kita selamatkan,” jelas Ossy Dermawan di Gedung Telkom Hub (20/02/2026).
Satgas ini akan mengintegrasikan koordinasi antara pusat dan daerah untuk memangkas hambatan birokrasi. Adapun ruang lingkup kerja satgas mencakup:
1. Percepatan Sertifikasi: Penerbitan, pembaruan, dan perpanjangan sertipikat.
2. Penyelesaian Sengketa: Penanganan kasus pertanahan secara non-litigasi.
3. Penguatan Subjek Hukum: Memastikan legalitas aset negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan masa kerja satu tahun, Satgas ini diharapkan menjadi pilot project bagi pengelolaan aset BUMN lainnya agar lebih transparan, akuntabel, dan minim konflik di masa depan. (Jau/*)
Hapus Sistem Parsial, Wamen ATR/BPN Instruksikan Penanganan Aset Telkom Secara Terpadu
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026