KALBARONLINE.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi pemenuhan gizi siswa justru menuai berbagai polemik di Sukadana. Pasalnya, seorang guru mengungkapkan kekecewaan setelah menerima paket makanan rapel untuk tiga hari yang dinilai sangat tidak layak dan jauh dari nilai anggaran yang dijanjikan.
Diketahui, keluhan tersebut bukan hanya pada jenis menunya, melainkan dugaan pemotongan anggaran yang drastis. Berdasarkan keterangan narasumber, dengan anggaran yang seharusnya cukup tapi tidak sesuai dengan realita.
"Miris sih, tidak sesuai sekali. Rapel tiga hari tapi dapatnya cuma itu. Bukan tidak bersyukur, tapi bagaimana ya," ujar guru tersebut kepada awak media, Sukadana pada Senin (23/02/2026).
Menurutnya, pemotongan tersebut digunakan untuk biaya operasional atau "bayar ini itu". Jika dihitung secara matematis, jatah tiga hari dengan anggaran Rp 8.000/hari, totalnya adalah Rp 24.000. Namun, penampakan fisik makanan yang diberikan ditaksir harganya jauh di bawah nilai tersebut.
Kekecewaan ini pun berujung pada sindiran pedas dari tenaga pendidik. Melihat ketimpangan antara anggaran negara dengan realita di piring siswa, muncul dugaan adanya oknum yang mengambil keuntungan pribadi.
"Untungnya mungkin untuk beli baju lebaran kali ya," ungkap guru yang tak mau disebutkan namanya itu.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak terkait untuk melakukan transparansi anggaran MBG agar tujuan utama program tersebut, yakni mencerdaskan dan menyehatkan anak bangsa, tidak kalah oleh kepentingan oknum tertentu. (Sans)
Viral! Menu MBG di Sukadana Diduga Dipangkas, Jatah 3 Hari Hanya Telur dan Kue Kecil
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026