Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Delapan Korban Heli Jatuh di Sekadau Teridentifikasi, Kabiddokkes Polda Kalbar: Wajah Korban Masih Bagus, Bisa Dikenali
Home > Berita > Politik > Delapan Korban Heli Jatuh di Sekadau Ter...
Pontianak

Delapan Korban Heli Jatuh di Sekadau Teridentifikasi, Kabiddokkes Polda Kalbar: Wajah Korban Masih Bagus, Bisa Dikenali

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 17 April 2026 - 17:31 WIB
Delapan Korban Heli Jatuh di Sekadau Teridentifikasi, Kabiddokkes Polda Kalbar: Wajah Korban Masih Bagus, Bisa Dikenali
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

​KALBARONLINE.com - Seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah berhasil diidentifikasi oleh tim forensik di RS Bhayangkara Polda Kalbar, Jumat (17/04/2026).

​Kabiddokkes Polda Kalbar, Kombes Pol Subur menyampaikan, bahwa proses identifikasi berjalan lancar karena kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dikenali secara visual.

​“Wajah korban masih bagus, sehingga bisa dikenali. Ini sangat membantu dalam proses pencocokan identitas,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.

​Ia menjelaskan, metode identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan hasil pemeriksaan post mortem oleh tim dokter forensik. Data ante mortem meliputi ciri fisik, tanda khusus, hingga informasi medis korban semasa hidup.

​Seluruh jenazah telah berada di ruang jenazah RS Bhayangkara sejak tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Proses identifikasi juga didukung kehadiran keluarga korban yang datang langsung ke posko ante mortem untuk memberikan data pembanding.

​Dari hasil pencocokan tersebut, identitas seluruh korban yang berjumlah delapan orang telah dinyatakan sesuai dengan manifest penumpang. Pihak kepolisian menyebut tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.

​Meski demikian, sebelum penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, akan dilakukan proses rekonsiliasi akhir untuk memastikan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem, yang disaksikan langsung oleh keluarga korban.

​“Setelah semuanya dinyatakan cocok, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.

​Polda Kalbar juga menyiapkan pengawalan bagi jenazah hingga ke daerah asal masing-masing korban. Selain itu, tim psikologi turut diterjunkan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga yang mengalami trauma.

​Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/04/2026) di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Helikopter tersebut kemudian ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan perbukitan, dan seluruh kru serta penumpang dinyatakan meninggal dunia. (Lid)​

Tag