KALBARONLINE.com – Momen seorang wisatawan asal Kuching, Malaysia, yang hendak menyeberang dengan fasilitas pelican crossing di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, tepatnya di depan Hotel Neo, viral di media sosial.
Peristiwa itu diketahui dari unggahan akun Instagram Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang membagikan video wisatawan bernama Vincent.
Dalam rekaman tersebut, Vincent terlihat sudah menekan tombol pelican crossing untuk menyeberang. Namun, kendaraan yang melintas baik roda dua maupun roda empat tetap berjalan dan tidak berhenti.
Menanggapi video tersebut, Edi Kamtono mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. Dalam keterangan unggahannya, ia menekankan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan.
“Assalamualaikum wr wb, selamat pagi, salam sehat. Warga Pontianak yang saya sayangi, mari kita belajar disiplin berlalu lintas demi keselamatan dan kelancaran bersama. Pemerintah kota dengan anggaran terbatas terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur yang representatif,” tulisnya di Instagram, Kamis (23/04/2026)
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan demi mewujudkan Pontianak yang lebih tertata, bersih, hijau, dan indah.
Sementara itu, Vincent melalui kolom komentar menyampaikan apresiasi sekaligus klarifikasi atas videonya. Ia menegaskan tidak memiliki niat merendahkan Kota Pontianak.
“Terima kasih banyak atas apresiasinya, Pak Edi. Mohon maaf jika ada salah kata, sama sekali tidak ada niat untuk merendahkan atau mempermalukan Kota Pontianak yang saya cintai. Sebagai tetangga dari Kuching, saya hanya ingin berbagi observasi agar kita bisa saling belajar,” tulis Vincent.
Ia juga mengaku kagum dengan keterbukaan pemerintah dan semangat warga Pontianak untuk terus berkembang.
Menanggapi hal itu, Edi Kamtono membalas dengan apresiasi atas niat baik Vincent. Ia menilai komunikasi yang santun dan konstruktif menjadi hal penting dalam mendorong kemajuan bersama.
“Terima kasih banyak, Vincent, atas perhatian dan niat baiknya dalam berbagi perspektif. Kami sangat menghargai cara penyampaian yang santun dan konstruktif. Semoga komunikasi baik ini terus terjaga,” balasnya.
Video tersebut turut memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyoroti masih rendahnya kesadaran berlalu lintas di Pontianak, sekaligus memberi saran perbaikan.
Beberapa warga mengusulkan penempatan petugas di lokasi untuk sementara waktu, peningkatan edukasi kepada masyarakat, hingga kolaborasi dengan kreator konten lokal agar sosialisasi lebih efektif.
Ada pula yang menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan sejak usia sekolah serta pemasangan rambu tambahan di titik-titik rawan pelanggaran. (Lid)
Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Menyeberang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026