Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Dinas PUTR Lakukan Perbaikan Darurat Enam Ruas Jalan di Pusat Kota Ketapang
Home > Berita > Politik > Dinas PUTR Lakukan Perbaikan Darurat Ena...
Ketapang

Dinas PUTR Lakukan Perbaikan Darurat Enam Ruas Jalan di Pusat Kota Ketapang

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 28 April 2026 - 21:00 WIB
Dinas PUTR Lakukan Perbaikan Darurat Enam Ruas Jalan di Pusat Kota Ketapang
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

​KALBARONLINE.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang mulai melakukan penanganan darurat terhadap sejumlah ruas jalan rusak di pusat kota, menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat.

​Ketua Tim Pemeliharaan PUTR Ketapang, Budhi Haryanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan terbaru, terdapat enam ruas jalan dalam kondisi rusak berat dengan lubang yang cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan.

​Selain itu, sebanyak 11 ruas lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan. Adapun ruas jalan yang mengalami kerusakan parah di antaranya Jalan Panembahan Bandala, Jalan Tetemak, Jalan Gajah Mada (Sukabangun), serta Jalan Mulia Kerta.

​Menurut Budhi, kondisi tersebut sudah menyebabkan sejumlah kecelakaan, sehingga penanganannya diprioritaskan.

​“Ruas jalan dengan kerusakan berat menjadi fokus utama karena sudah banyak pengendara yang mengalami kecelakaan akibat lubang,” ujarnya saat ditemui di Jalan Tetemak, Selasa (28/04/2026).

​Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebagian besar dipicu oleh kendaraan dengan muatan berlebih yang melampaui kapasitas jalan kabupaten. Salah satu titik yang dinilai rawan berada di Jalan Panembahan Bandala.

​Sebagai langkah awal, PUTR melakukan perbaikan sementara dengan metode penambalan menggunakan cor beton. Dalam dua hari terakhir, perbaikan telah dilakukan di beberapa titik, di antaranya Jalan Tetemak, Jalan Panembahan Bandala, dan Jalan Gajah Mada.

​“Penanganan ini masih bersifat sementara sambil menunggu perencanaan anggaran selesai,” jelasnya.

​Budhi menambahkan, perbaikan darurat juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat dengan pengawasan tim teknis guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

​Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ketapang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan dalam kota.

​Saat ini, proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

​“Perbaikan permanen nantinya akan dilakukan melalui anggaran murni 2026, dengan metode yang disesuaikan kondisi jalan, baik menggunakan aspal maupun beton, termasuk peninggian badan jalan di titik rawan genangan,” tambahnya.

​Ke depan, PUTR juga akan meningkatkan pemeliharaan rutin serta mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak membawa muatan berlebih guna menjaga ketahanan jalan. (Adi LC)​

Tag