Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sekilas Mirip, Influenza Ternyata Bisa Lebih Berbahaya dari Batuk Pilek Biasa
Home > Berita > Politik > Sekilas Mirip, Influenza Ternyata Bisa L...
Pontianak

Sekilas Mirip, Influenza Ternyata Bisa Lebih Berbahaya dari Batuk Pilek Biasa

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 11 May 2026 - 11:30 WIB
Sekilas Mirip, Influenza Ternyata Bisa Lebih Berbahaya dari Batuk Pilek Biasa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Masih banyak masyarakat yang menganggap influenza dan batuk pilek biasa sebagai penyakit yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan cukup signifikan, terutama dari tingkat keparahan gejala hingga risiko komplikasi yang bisa ditimbulkan.

Kurangnya pemahaman soal perbedaan influenza dan batuk pilek biasa membuat sebagian orang kerap menyepelekan penyakit ini. Akibatnya, penanganan medis sering terlambat dilakukan.

Dokter Andika Ponco Wibowo menjelaskan bahwa influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini umumnya muncul secara mendadak dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa.

“Gejalanya biasanya muncul secara mendadak seperti demam tinggi, tubuh menggigil, nyeri otot, sakit kepala, batuk kering hingga tubuh terasa sangat lemas,” ujarnya saat memberikan edukasi kesehatan di RSUD SSMA Kota Pontianak, Senin (11/5/2026).

Sementara itu, batuk pilek biasa cenderung berkembang perlahan dengan gejala yang relatif ringan, seperti bersin, hidung tersumbat, pilek, dan sakit tenggorokan.

Dokter Ponco menegaskan, influenza tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, hingga penderita penyakit tertentu.

Dalam beberapa kondisi, influenza bahkan dapat berkembang menjadi pneumonia atau gangguan pernapasan lainnya jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu bisa meningkatkan risiko penyebaran virus influenza. Karena itu, masyarakat diminta lebih menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat.

Mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, rutin mencuci tangan, cukup istirahat, hingga menggunakan masker saat sedang sakit menjadi langkah sederhana yang dinilai efektif untuk mencegah penularan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi, sesak napas, atau gejala yang tidak kunjung membaik dalam beberapa hari.

Vaksin influenza juga dianjurkan sebagai perlindungan tambahan, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko tinggi.

“Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan tubuh, risiko penyebaran influenza dapat diminimalkan dan masyarakat tidak terlambat mendapatkan penanganan medis yang tepat,” tutupnya. (*)