KALBARONLINE.com – Ribuan peserta memadati Kecamatan Muara Pawan dalam Pawai Ta'aruf yang menjadi penanda dimulainya rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2026, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah itu secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, melalui pengangkatan bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ).
Suasana semakin semarak dengan iringan drumband dan antusiasme peserta dari berbagai kafilah kecamatan. Tak hanya itu, para pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK di wilayah Muara Pawan juga turut ambil bagian dalam pawai tersebut.
Selain menjadi sarana syiar Islam, Pawai Ta'aruf MTQ Ketapang 2026 juga diramaikan dengan lomba sepeda hias bernuansa Islami. Panitia bahkan menyiapkan berbagai hadiah dan doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang ikut memeriahkan kegiatan.
Dalam sambutannya, Repalianto menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah yang akan mengikuti MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat datang dan selamat berpartisipasi kepada seluruh kafilah. Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan wujud kecintaan kita terhadap Al-Qur'an dan komitmen bersama dalam menyiarkan nilai-nilai Islam di Bumi Ketapang,” ujarnya.
Menurut Repalianto, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajarannya, sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan MTQ sangat bergantung pada profesionalisme seluruh perangkat pelaksana, mulai dari pengawas, koordinator dewan hakim, dewan hakim hingga panitera.
“Peran pengawas, koordinator dewan hakim, dewan hakim, dan panitera sangat penting dalam menjaga kualitas serta kredibilitas pelaksanaan MTQ,” katanya.
Repalianto mengingatkan bahwa tugas yang diemban seluruh perangkat MTQ merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
“Tugas yang diemban tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada panitia dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia berharap dewan hakim dapat memberikan penilaian secara objektif dan adil sehingga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, para pengawas dan koordinator dewan hakim diminta menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, dan koordinasi secara optimal agar seluruh rangkaian perlombaan berjalan sesuai pedoman serta menjunjung tinggi prinsip transparansi.
Kepada para panitera, Sekda Ketapang juga menekankan pentingnya ketelitian dalam administrasi dan pencatatan hasil penilaian.
Mengakhiri sambutannya, Repalianto menyatakan optimistis seluruh rangkaian MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2026 dapat berjalan sukses, tertib, dan berkualitas berkat dukungan serta kerja sama seluruh pihak.
Pawai Ta'aruf yang berlangsung meriah tersebut menjadi simbol dimulainya MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang sekaligus memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah dan syiar Al-Qur'an di tengah masyarakat. (Adi LC)