Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Pontianak Terima Rp27 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Abdul Mu'ti: Kalau Ada Korupsi, Lapor ke Saya
Home > Berita > Politik > Pontianak Terima Rp27 Miliar untuk Revit...
Pontianak

Pontianak Terima Rp27 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Abdul Mu'ti: Kalau Ada Korupsi, Lapor ke Saya

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 26 June 2026 - 13:00 WIB
Pontianak Terima Rp27 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Abdul Mu'ti: Kalau Ada Korupsi, Lapor ke Saya
Pontianak menerima Rp27 miliar untuk revitalisasi sekolah 2026. Abdul Mu'ti meminta masyarakat melapor jika ada korupsi (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp27,014 miliar untuk program revitalisasi satuan pendidikan di Kota Pontianak pada 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan seluruh anggaran tersebut harus dikelola secara transparan dan bebas dari praktik korupsi.

Pernyataan itu disampaikan Abdul Mu'ti usai meresmikan revitalisasi 27 satuan pendidikan di Kota Pontianak yang dipusatkan di SD Negeri 05 Pontianak Timur, Kamis (25/6/2026).

"Tidak boleh ada uang rakyat yang dikorupsi. Tidak ada serupiah pun uang rakyat disalahgunakan. Silakan lapor kepada kami, jangan takut. Kami akan menjamin kerahasiaan bapak ibu semuanya," tegasnya.

Abdul Mu'ti meminta masyarakat, khususnya para guru, segera melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Ia menekankan, laporan sebaiknya disertai bukti pendukung dan identitas pihak yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Tentu saja disertakan dengan data-data dan nama orang yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ini komitmen kami agar program revitalisasi dapat berjalan dengan baik, anggarannya terselenggara dengan sebaik-baiknya, bersih dari korupsi, bersih dari manipulasi untuk kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

Program revitalisasi sekolah di Kota Pontianak telah berjalan sejak 2025. Saat itu, sebanyak 15 satuan pendidikan direvitalisasi, terdiri atas satu TK, empat SD, delapan SMP, dan dua SMA.

Pada 2026, program tersebut berlanjut dengan menyasar 12 satuan pendidikan lainnya, yakni dua TK, empat SD, satu SMP, satu SPNF SKB, satu PKBM, dan tiga SMA. Total anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk program ini mencapai Rp27,014 miliar.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan seluruh lokasi revitalisasi yang akan dikerjakan pada 2026 telah melalui proses verifikasi dan mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

"Tahun 2026 juga sudah diserahkan pagu anggarannya dan lokasinya sudah diverifikasi, artinya sudah disetujui untuk dikerjakan tahun 2026. Total anggarannya Rp27 miliar," katanya.

Menurut Edi, pelaksanaan revitalisasi akan diawasi oleh komite sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, serta Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak agar penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan.

Ia juga memastikan daya tampung sekolah di Kota Pontianak secara umum masih mencukupi, baik pada jenjang SD maupun SMP, dengan dukungan sekolah negeri, madrasah, dan sekolah swasta.

"Tiap tahun kita tetap menganggarkan pembangunan, baik rehabilitasi maupun pembangunan sekolah baru," pungkasnya. (Lid)