Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Wamen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Penggerak Transformasi Pelayanan Publik
Home > Berita > Politik > Wamen ATR/BPN Minta Pejabat Administrato...
Nasional

Wamen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Penggerak Transformasi Pelayanan Publik

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 28 July 2026 - 18:00 WIB
Wamen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Penggerak Transformasi Pelayanan Publik
Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan minta pejabat administrator menjadi penggerak perubahan untuk meningkatkan pelayanan publik (Foto: Kantah Mempawah For KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengajak jajaran Kementerian ATR/BPN yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026 untuk menjadi pemimpin perubahan yang mampu menggerakkan transformasi di unit kerja masing-masing.

Menurutnya, peran Pejabat Administrator sangat menentukan keberhasilan transformasi Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan pertanahan dan tata ruang yang semakin mudah, cepat, serta dipercaya masyarakat.

"Administrator bukanlah manajer rutinitas. Administrator harus menjadi arsitek perubahan di unit-unit kerja yang ada. Kalau administrator tidak bergerak, perubahan hanya akan berhenti di atas kertas. Namun, ketika administrator bergerak, perubahan akan terasa hingga loket pelayanan BPN yang paling depan," tegas Wamen Ossy secara daring dalam sesi pengarahan PKA, Senin (27/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ossy menyampaikan materi bertajuk “Memimpin Perubahan, Membangun Institusi yang Dipercaya, Melayani dengan Hati, dan Mempersiapkan Masa Depan Indonesia” kepada ratusan peserta PKA Tahun 2026.

Ia mengingatkan bahwa seluruh transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kita sedang membangun sebuah institusi yang semakin dipercaya masyarakat melalui pelayanan yang semakin mudah, organisasi yang semakin adaptif, dan integritas yang semakin kuat," ujar Wamen Ossy.

Menurutnya, transformasi Kementerian ATR/BPN tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan sistem dan pemanfaatan teknologi.

Perubahan juga harus dibarengi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penggerak utama organisasi.

Karena itu, setiap Pejabat Administrator diminta memiliki pola pikir terbuka terhadap perubahan, terus belajar, serta mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan budaya kerja adaptif, profesional, dan berintegritas.

"Kepercayaan masyarakat dibangun melalui jutaan pelayanan yang kita berikan setiap hari. Satu pelayanan yang buruk dapat menghapus kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun," jelas Wamen ATR/Waka BPN.

Ia menilai, keberhasilan setiap pejabat dalam menggerakkan perubahan tidak hanya memberikan dampak bagi organisasi, tetapi juga langsung dirasakan masyarakat.

"Saya yakin apabila seluruh administrator pulang dengan tekad menjadi agen perubahan di unit kerjanya masing-masing, maka transformasi Kementerian ATR/BPN bukan lagi sekadar program, melainkan menjadi sebuah gerakan untuk membangun pelayanan publik yang semakin baik, birokrasi yang profesional, memperkuat kepastian hukum pertanahan dan tata ruang, serta ikut membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," pungkas Wamen Ossy. (*)