Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Dendi Triansyah Tersingkir di Semifinal Pontianak Indonesia Masters, Kalah dari Wakil China
Home > Berita > Politik > Dendi Triansyah Tersingkir di Semifinal...
Pontianak

Dendi Triansyah Tersingkir di Semifinal Pontianak Indonesia Masters, Kalah dari Wakil China

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Saturday, 05 September 2026 - 17:00 WIB
Dendi Triansyah Tersingkir di Semifinal Pontianak Indonesia Masters, Kalah dari Wakil China
Dendi Triansyah tersingkir di semifinal Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari wakil China Sun Chao dalam tiga gim (Foto: istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Langkah tunggal putra Indonesia Dendi Triansyah terhenti di babak semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari wakil China, Sun Chao, di Pontianak, Sabtu (5/9/2026).

Dendi harus mengakui keunggulan Sun Chao dalam pertarungan tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 15-21. Sempat mengamankan gim pertama, Dendi kesulitan mengembangkan permainan setelah lawannya mengubah pola strategi pada gim kedua.

“Gim pertama lawan masih lebih banyak menurunkan bola jadi pola strategi saya masuk. Tapi di gim kedua dia mengubah dengan banyak mengangkat bola dan itu membuat saya kesulitan karena bola belakangnya tidak dapat menghasilkan poin,” ujar Dendi.

Memasuki gim penentuan, Dendi berusaha kembali mengimbangi permainan Sun Chao. Namun, kondisi fisiknya yang mulai menurun membuat upayanya tidak berjalan maksimal hingga akhirnya harus menyerahkan tiket final kepada wakil China tersebut.

“Di gim ketiga, saya sudah berusaha mengimbangi permainan tapi tidak maksimal karena kondisinya sudah menurun,” katanya.

Dendi menilai Sun Chao memiliki kematangan permainan yang lebih baik. Kekalahan tersebut pun menjadi bahan evaluasi bagi dirinya untuk meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi pertandingan dengan perolehan poin yang ketat.

“Lawannya lebih cukup matang daripada saya, ini evaluasi untuk ke depannya saya bisa lebih maksimal lagi. Kalau poinnya ketat harus kuat jaga pikirannya,” tutur Dendi.

Meski gagal mencapai partai puncak, Dendi tetap mensyukuri pencapaiannya di turnamen berlevel Super 100 tersebut. Sebelumnya, ia bersama tim menargetkan gelar juara pada Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

“Dari target diri dan pelatih pengennya juara. Hanya ya mungkin hasilnya sampai sini, saya masih tetap bersyukur bisa masuk semifinal di Indonesia Super 100,” pungkasnya.