Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
OMC Kalbar Terus Digencarkan, Potensi Hujan Tinggi hingga 22 September
Home > Berita > Politik > OMC Kalbar Terus Digencarkan, Potensi Hu...
Pontianak

OMC Kalbar Terus Digencarkan, Potensi Hujan Tinggi hingga 22 September

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Thursday, 17 September 2026 - 18:45 WIB
OMC Kalbar Terus Digencarkan, Potensi Hujan Tinggi hingga 22 September
Karhutla Kalbar mulai membaik. Pemprov mengerahkan tiga pesawat untuk operasi modifikasi cuaca guna membantu mendatangkan hujan (Foto: istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dilakukan di Kalimantan Barat di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan masih terbukanya potensi hujan di hampir seluruh wilayah Kalbar hingga 22 September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan masih terdapat di hampir seluruh kabupaten/kota pada periode 16 hingga 22 September 2026.

“Untuk update curah hujan dari hari ini, Rabu 16 September 2026 sampai 22 September 2026 ini diprediksi atau diperkirakan berdasarkan data BMKG menunjukkan potensi hujan hampir semua kabupaten/kota ada,” kata Ridwan.

Pada 16 September, hampir seluruh wilayah Kalbar diperkirakan tertutup awan hujan. Namun, potensi tersebut diprediksi sedikit menurun pada 18 dan 20 September.

Peluang hujan kemudian kembali meningkat pada 21 dan 22 September.

“Untuk 16 September 2026 sendiri hampir seluruhnya tertutup awan hujan dan nanti pada 18 September ada sedikit penurunan, dan di 20 September adanya penurunan. Selanjutnya pada tanggal 21 dan 22 September ini untuk kemungkinan terjadinya hujan tinggi lagi,” ujarnya.

Di tengah kabut asap yang masih terjadi akibat karhutla, BPBD Kalbar tetap menjalankan OMC untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Ridwan mengatakan operasi tersebut akan terus dilakukan sembari menunggu periode dengan potensi curah hujan yang lebih tinggi.

“Hal ini di kita, di BPBD Kalbar untuk antisipasi, kita usaha, yang kita lakukan untuk OMC tetap kita lakukan, sampai curah hujan tinggi tetap kita lakukan,” katanya. (Lid)