KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak bakal menggelar operasi pasar di enam kecamatan untuk mengendalikan kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang terjadi di tengah kemarau panjang.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, operasi pasar tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat, terutama warga berpenghasilan rendah yang terdampak kenaikan harga dan inflasi.
“Kita dapat informasi adanya kenaikan, ini cabai. Oleh sebab itu, habis ini kita melakukan operasi pasar di enam kecamatan,” kata Edi, Rabu (23/9/2026).
Menurut Edi, operasi pasar diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Operasi pasar ini tujuannya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga, terutama yang berpenghasilan rendah yang terdampak terhadap inflasi,” ujarnya.
Edi menyebut inflasi Kota Pontianak saat ini berada di angka 2,78 persen. Angka tersebut sedikit berada di atas target inflasi sebesar 2,5 persen.
“Sekarang sudah 2,78, tapi sudah mendekati ambang batas, melewati ambang batas sedikit dari 2,5 yang kita upayakan. Jadi kita akan kendalikan lagi,” katanya. (Lid)