Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Cegah Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Pentingnya PHBS
Home > Berita > Politik > Cegah Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA P...
Pontianak

Cegah Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Pentingnya PHBS

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 12 October 2026 - 15:00 WIB
Cegah Gigi Berlubang, Dokter RSUD SSMA Pontianak Ingatkan Pentingnya PHBS
Dokter RSUD SSMA Pontianak mengingatkan pentingnya PHBS, menyikat gigi dua kali sehari, dan membatasi gula untuk mencegah gigi berlubang (Foto: PKRS-Humas/rsudssma)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Menjaga kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan sejak dini melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu masalah yang kerap dialami masyarakat adalah gigi berlubang, yang dapat dicegah melalui kebiasaan perawatan gigi secara teratur.

Dokter gigi, drg. Verent Novianti Liunardy, menjelaskan bahwa salah satu langkah sederhana untuk mencegah gigi berlubang adalah menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur malam, menggunakan pasta gigi berfluorida.

Menyikat gigi secara teratur dengan teknik yang benar dapat membantu membersihkan plak dan mengurangi risiko kerusakan gigi.

Selain itu, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi makanan dan minuman manis. Kandungan gula dapat dimanfaatkan bakteri di dalam mulut untuk menghasilkan asam yang merusak lapisan gigi.

“Oleh karena itu, membiasakan pola makan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, dan mengurangi konsumsi makanan tinggi gula merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan gigi,” jelas Verent saat memberikan edukasi di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Senin (12/10/2026).

Ia menambahkan, penerapan PHBS untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut perlu disertai pemeriksaan gigi secara berkala ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

Menurutnya, kebiasaan merawat gigi perlu ditanamkan sejak usia dini dengan dukungan orang tua, keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kesehatan gigi bukan hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga memengaruhi kenyamanan saat makan, berbicara, dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Penerapan PHBS secara konsisten diharapkan dapat mengurangi risiko gigi berlubang dan membantu menjaga kesehatan gigi serta mulut dalam jangka panjang.

“Mari terapkan PHBS mulai dari sekarang. Biasakan menyikat gigi dengan benar, batasi konsumsi gula, dan periksakan gigi secara rutin. Gigi sehat, senyum hebat dan hidup yang lebih sehat,” pungkasnya. (*)