Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
anggota dprd pontianak
Antisipasi Krisis Air Saat Kemarau, Samsuddin Usul Waduk di Tiap Kecamatan Pontianak
Antisipasi Krisis Air Saat Kemarau, Samsuddin Usul Waduk di Tiap Kecamatan Pontianak
Monday, 19/10/2026

KALBARONLINE.com – Anggota DPRD Kota Pontianak, Samsuddin, mengusulkan pembangunan waduk di setiap kecamatan sebagai langkah mengantisipasi krisis air yang berpotensi kembali terjadi saat musim kemarau tahun depan.

Menurut Samsuddin, penambahan waduk diperlukan untuk menjaga ketersediaan air baku, terutama ketika kemarau menyebabkan pasokan air bersih terganggu.

“Waduk itu sebenarnya kemarin ada satu, cuman kalau satu ini umpamanya ditambah lagi, itu bisa menjadi persiapan apabila terjadi kemarau lagi,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, pada 2026, fenomena El Niño yang terjadi bersamaan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut memperburuk kondisi ketersediaan air. Situasi tersebut menyebabkan air semakin sulit diperoleh, sementara masuknya air laut ke sungai membuat air baku yang digunakan PDAM terasa asin.

Samsuddin menilai, pembangunan waduk tambahan dapat menjadi salah satu langkah antisipasi apabila kondisi serupa kembali terjadi pada musim kemarau mendatang.

“Kalau nanti kondisi sudah normal dan kita memiliki waduk pertama serta kedua, itu bisa menjadi langkah antisipasi,” katanya.

Namun, ia menekankan agar pembangunan waduk tidak hanya terpusat di satu wilayah. Menurutnya, setiap kecamatan perlu memiliki waduk agar ketersediaan dan distribusi air dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

“Namun, yang perlu digarisbawahi, idealnya waduk dibangun di masing-masing kecamatan. Jangan sampai air hanya ditampung di wilayah barat, sementara masyarakat di wilayah utara kesulitan mendapatkan pasokan,” katanya.

Ia berharap, keberadaan waduk di setiap zona, mulai dari utara, selatan, timur hingga barat Kota Pontianak, dapat mempermudah penyaluran air kepada masyarakat ketika terjadi krisis air.

“Kalau waduk tersedia di setiap zona, misalnya di utara, selatan, timur, dan barat, penyaluran air kepada masyarakat akan lebih mudah ketika dibutuhkan,” tutupnya. (Lid)

Krisis Air dan Kabut Asap di Pontianak, Agus Sugianto Salurkan Air Bersih dan Masker
Krisis Air dan Kabut Asap di Pontianak, Agus Sugianto Salurkan Air Bersih dan Masker
Thursday, 17/09/2026

KALBARONLINE.com – Krisis air bersih dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Pontianak mendorong Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Agus Sugianto, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga.

Bantuan yang diberikan berupa air bersih, masker, dan susu. Air bersih yang disalurkan mencapai ratusan ribu liter dan salah satunya diberikan kepada warga Kampung Arab, Kota Pontianak.

Agus mengatakan persoalan yang dihadapi masyarakat tidak cukup hanya disikapi melalui kritik. Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi warga juga perlu diwujudkan dengan turun langsung membantu kebutuhan masyarakat.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kampung Arab, Ami Aziz. Ia mengatakan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga di tengah kondisi yang terjadi saat ini.

“Alhamdulillah, masyarakat dengan antusias dan berbahagia, sangat-sangat bersyukur karena air ini sangat dibutuhkan sekali,” ujar Aziz.

Aziz juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membantu penyaluran air bersih kepada warga Kampung Arab.

“Atas partisipasi dan kepedulian dari Partai NasDem, kami seluruh warga Kampung Arab pada saat ini rasa bersyukur dan berbahagia,” katanya.

Selain air bersih, bantuan masker dan susu turut diberikan kepada warga sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap.

Aziz berharap bantuan air bersih dapat terus diberikan kepada masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan air akibat kondisi yang terjadi di Pontianak.

“Mudah-mudahan Allah berikan kemudahan dalam urusannya dunia akhirat dan berkah, dan insyaallah hajat-hajat dunia akhiratnya tercapai,” ucapnya. (Lid)

​