Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pasar murah
Pasar Murah dan UMKM Meriahkan Gelar Dagang Berjaya di Akcaya Pontianak
Pasar Murah dan UMKM Meriahkan Gelar Dagang Berjaya di Akcaya Pontianak
Friday, 09/10/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mendorong penguatan kegiatan pasar murah dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gelar Dagang Berjaya yang berlangsung di halaman Kantor Lurah Akcaya, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pasar murah, produk UMKM, pembagian hadiah, serta penyerahan bantuan kepada masyarakat. Warga, terutama kaum ibu, terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak pagi.

Bahasan mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM dan Koperasi Merah Putih dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada UMKM dan Koperasi Merah Putih yang sudah bersama-sama dalam kegiatan ini. Kita ingin kegiatan ekonomi warga seperti ini terus hidup dan berkembang,” ujar Bahasan.

Ia mengatakan, pasar murah menjadi salah satu daya tarik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Selain membantu konsumen, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pemasaran bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pembeli yang lebih luas.

Bahasan berharap kegiatan serupa terus digelar di tingkat kelurahan dan kecamatan agar pelaku usaha kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan penjualan. Dengan demikian, perputaran ekonomi diharapkan tidak hanya terpusat di kawasan perdagangan, tetapi juga tumbuh di lingkungan permukiman.

Gerakan Ekonomi Warga melalui kegiatan seperti Gelar Dagang Berjaya melibatkan pemerintah kelurahan, kecamatan, koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat.

“Yang terpenting kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata, baik membantu masyarakat berbelanja lebih terjangkau maupun membuka ruang bagi UMKM untuk terus tumbuh,” pungkasnya. (*)

Pasar Murah Digelar Saat Car Free Day Pontianak, Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Pasar Murah Digelar Saat Car Free Day Pontianak, Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Sunday, 04/10/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar pasar murah saat Car Free Day di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi.

Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam pasar murah tersebut, mulai dari beras, telur, cabai, sayur-mayur hingga berbagai komoditas pangan lainnya. Warga yang mengikuti Car Free Day pun terlihat antusias mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako dan kebutuhan pangan,” katanya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, BUMD, serta pelaku usaha ritel seperti Indomaret dan Alfamart. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah dan operasi pasar juga diarahkan untuk membantu kelancaran distribusi komoditas di tengah masyarakat.

“Yang pertama kita bantu distribusinya, kemudian kita bantu menstabilkan harga ketika terjadi lonjakan di pasar-pasar,” jelasnya.

Edi menyebut, kegiatan serupa telah berlangsung selama dua minggu dan menjangkau enam kecamatan di Kota Pontianak. Ke depan, pasar murah akan kembali digelar di sejumlah titik sesuai kebutuhan.

Menurutnya, harga sembako dan sayuran menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pengeluaran rumah tangga sehari-hari. Ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, pemerintah akan melakukan intervensi melalui pasar murah maupun operasi pasar.

Salah seorang warga Pontianak Kota, Asih (46), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar.

“Lumayan membantu, terutama untuk beras, telur dan kebutuhan dapur. Kalau harganya lebih murah, selisihnya bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dwi (39), warga Pontianak Tenggara. Ia yang awalnya datang untuk berolahraga saat Car Free Day langsung mendatangi area pasar murah.

Dwi tertarik membeli sayur-mayur dan cabai karena harga kedua komoditas tersebut cukup sering mengalami perubahan.

“Senang ada kegiatan seperti ini. Sayur dan cabai kan hampir setiap hari dibutuhkan. Kalau harganya lebih terjangkau tentu sangat membantu,” katanya. (*)

Sekda Amirullah: Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi Daerah, Warga Pontianak Timur Antusias
Sekda Amirullah: Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi Daerah, Warga Pontianak Timur Antusias
Friday, 19/12/2025


KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kali ini, kegiatan menyasar warga Kecamatan Pontianak Timur. Antusiasme terlihat sejak pagi, warga tertib antre di Halaman Kantor Camat Pontianak Timur, Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 2.752 paket sembako murah disiapkan khusus bagi warga Pontianak Timur. Setiap paket dijual seharga Rp85 ribu, berisi beras premium 5 kilogram, gula premium 1 kilogram, dan minyak goreng premium 1 liter. Warga datang membawa persyaratan lengkap dan tas belanja masing-masing.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, yang meninjau langsung pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini merupakan komitmen pemerintah daerah membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok jelang hari besar keagamaan.

“Operasi pasar murah ini kami gelar untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Amirullah menegaskan bahwa selain meringankan beban masyarakat, operasi pasar murah juga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan inflasi daerah. Karena itu, Pemkot Pontianak melibatkan berbagai pihak mulai dari perbankan, BUMN, BUMD hingga pelaku usaha, agar ketersediaan dan distribusi bahan pokok tetap terjaga.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat dalam menyambut akhir tahun,” tambahnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Ibrahim, menjelaskan bahwa operasi pasar murah dilaksanakan di enam kecamatan dengan jadwal yang telah ditentukan. Setiap kegiatan dibuka pukul 07.00–13.00 WIB. Warga diwajibkan membawa KTP asli beserta fotokopi serta membawa kantong belanja sendiri.

Total 16.439 paket sembako murah disiapkan Pemkot Pontianak. Rinciannya: Pontianak Tenggara 2.000 paket, Pontianak Kota 2.187 paket, Pontianak Selatan 2.500 paket, Pontianak Utara 3.500 paket, Pontianak Timur 2.752 paket, dan Pontianak Barat 3.500 paket.

“Selain paket sembako, masyarakat juga bisa membeli telur ayam ras dengan harga Rp10 ribu per pack berisi 10 butir, serta sejumlah komoditas lain yang dijual di bawah harga pasar,” jelas Ibrahim.

Salah satu warga Pontianak Timur, Yuliana (47), mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah ini. Menurutnya, harga kebutuhan pokok di pasaran mulai meningkat menjelang akhir tahun.

“Dengan harga yang lebih murah, kami bisa menghemat pengeluaran. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat,” tuturnya. (Red)