Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 04 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar pasar murah saat Car Free Day di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam pasar murah tersebut, mulai dari beras, telur, cabai, sayur-mayur hingga berbagai komoditas pangan lainnya. Warga yang mengikuti Car Free Day pun terlihat antusias mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako dan kebutuhan pangan,” katanya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, BUMD, serta pelaku usaha ritel seperti Indomaret dan Alfamart. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah dan operasi pasar juga diarahkan untuk membantu kelancaran distribusi komoditas di tengah masyarakat.
“Yang pertama kita bantu distribusinya, kemudian kita bantu menstabilkan harga ketika terjadi lonjakan di pasar-pasar,” jelasnya.
Edi menyebut, kegiatan serupa telah berlangsung selama dua minggu dan menjangkau enam kecamatan di Kota Pontianak. Ke depan, pasar murah akan kembali digelar di sejumlah titik sesuai kebutuhan.
Menurutnya, harga sembako dan sayuran menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pengeluaran rumah tangga sehari-hari. Ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, pemerintah akan melakukan intervensi melalui pasar murah maupun operasi pasar.
Salah seorang warga Pontianak Kota, Asih (46), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar.
“Lumayan membantu, terutama untuk beras, telur dan kebutuhan dapur. Kalau harganya lebih murah, selisihnya bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dwi (39), warga Pontianak Tenggara. Ia yang awalnya datang untuk berolahraga saat Car Free Day langsung mendatangi area pasar murah.
Dwi tertarik membeli sayur-mayur dan cabai karena harga kedua komoditas tersebut cukup sering mengalami perubahan.
“Senang ada kegiatan seperti ini. Sayur dan cabai kan hampir setiap hari dibutuhkan. Kalau harganya lebih terjangkau tentu sangat membantu,” katanya. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar pasar murah saat Car Free Day di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam pasar murah tersebut, mulai dari beras, telur, cabai, sayur-mayur hingga berbagai komoditas pangan lainnya. Warga yang mengikuti Car Free Day pun terlihat antusias mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako dan kebutuhan pangan,” katanya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, BUMD, serta pelaku usaha ritel seperti Indomaret dan Alfamart. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah dan operasi pasar juga diarahkan untuk membantu kelancaran distribusi komoditas di tengah masyarakat.
“Yang pertama kita bantu distribusinya, kemudian kita bantu menstabilkan harga ketika terjadi lonjakan di pasar-pasar,” jelasnya.
Edi menyebut, kegiatan serupa telah berlangsung selama dua minggu dan menjangkau enam kecamatan di Kota Pontianak. Ke depan, pasar murah akan kembali digelar di sejumlah titik sesuai kebutuhan.
Menurutnya, harga sembako dan sayuran menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pengeluaran rumah tangga sehari-hari. Ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu, pemerintah akan melakukan intervensi melalui pasar murah maupun operasi pasar.
Salah seorang warga Pontianak Kota, Asih (46), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar.
“Lumayan membantu, terutama untuk beras, telur dan kebutuhan dapur. Kalau harganya lebih murah, selisihnya bisa dipakai untuk membeli kebutuhan lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dwi (39), warga Pontianak Tenggara. Ia yang awalnya datang untuk berolahraga saat Car Free Day langsung mendatangi area pasar murah.
Dwi tertarik membeli sayur-mayur dan cabai karena harga kedua komoditas tersebut cukup sering mengalami perubahan.
“Senang ada kegiatan seperti ini. Sayur dan cabai kan hampir setiap hari dibutuhkan. Kalau harganya lebih terjangkau tentu sangat membantu,” katanya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini