Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 04 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Setelah hampir dua bulan ditutup akibat kondisi kualitas udara, kawasan Car Free Day (CFD) Kota Pontianak kembali dibuka, Minggu (4/10/2026). Ribuan warga pun terlihat antusias kembali memadati kawasan tersebut.
Salah satunya Ridwan (35), yang datang bersama istri dan anaknya. Ia mengatakan, menikmati Minggu pagi di kawasan CFD sudah menjadi kebiasaan keluarganya. Namun, aktivitas tersebut sempat terhenti akibat kondisi udara yang kurang baik beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah ini jadi bisa turun lagi. Bawa keluarga sekalian sarapan,” ceritanya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pembukaan kembali CFD disambut antusias masyarakat yang telah lama menantikan aktivitas olahraga dan rekreasi keluarga di ruang publik.
“Hari ini sudah mulai dibuka kembali. Kita lihat masyarakat sangat antusias,” ujarnya.
Menurut Edi, CFD tidak hanya menjadi ruang untuk berolahraga, tetapi juga tempat berkumpul keluarga sekaligus ruang tumbuh bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner.
“Kawasan Car Free Day ini menjadi sarana olahraga, keluarga, dan juga kuliner UMKM. Sekarang semuanya mulai aktif lagi,” katanya.
Edi mengatakan, pembukaan kembali CFD dilakukan seiring membaiknya kondisi kualitas udara di Kota Pontianak. Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan kondisi lingkungan sebagai dasar pelaksanaan CFD pada pekan-pekan berikutnya.
“Tentunya kita berharap kondisi udara terus membaik dan tetap baik, sehingga setiap minggu kawasan Car Free Day bisa terus ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi tetap dilakukan dengan melihat perkembangan kualitas udara. Faktor kesehatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan kegiatan luar ruang.
“Kita tetap melihat perkembangan kualitas udara. Itu menjadi salah satu faktor penting,” jelasnya.
Edi berharap dibukanya kembali CFD dapat menghidupkan aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan kembali ekonomi pelaku UMKM yang terdampak selama masa penutupan.
“Semoga kualitas udara kita terus membaik sehingga kegiatan ekonomi, olahraga dan lainnya bisa berjalan normal,” tutupnya. (*)
KALBARONLINE.com – Setelah hampir dua bulan ditutup akibat kondisi kualitas udara, kawasan Car Free Day (CFD) Kota Pontianak kembali dibuka, Minggu (4/10/2026). Ribuan warga pun terlihat antusias kembali memadati kawasan tersebut.
Salah satunya Ridwan (35), yang datang bersama istri dan anaknya. Ia mengatakan, menikmati Minggu pagi di kawasan CFD sudah menjadi kebiasaan keluarganya. Namun, aktivitas tersebut sempat terhenti akibat kondisi udara yang kurang baik beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah ini jadi bisa turun lagi. Bawa keluarga sekalian sarapan,” ceritanya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pembukaan kembali CFD disambut antusias masyarakat yang telah lama menantikan aktivitas olahraga dan rekreasi keluarga di ruang publik.
“Hari ini sudah mulai dibuka kembali. Kita lihat masyarakat sangat antusias,” ujarnya.
Menurut Edi, CFD tidak hanya menjadi ruang untuk berolahraga, tetapi juga tempat berkumpul keluarga sekaligus ruang tumbuh bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner.
“Kawasan Car Free Day ini menjadi sarana olahraga, keluarga, dan juga kuliner UMKM. Sekarang semuanya mulai aktif lagi,” katanya.
Edi mengatakan, pembukaan kembali CFD dilakukan seiring membaiknya kondisi kualitas udara di Kota Pontianak. Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan kondisi lingkungan sebagai dasar pelaksanaan CFD pada pekan-pekan berikutnya.
“Tentunya kita berharap kondisi udara terus membaik dan tetap baik, sehingga setiap minggu kawasan Car Free Day bisa terus ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi tetap dilakukan dengan melihat perkembangan kualitas udara. Faktor kesehatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan kegiatan luar ruang.
“Kita tetap melihat perkembangan kualitas udara. Itu menjadi salah satu faktor penting,” jelasnya.
Edi berharap dibukanya kembali CFD dapat menghidupkan aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan kembali ekonomi pelaku UMKM yang terdampak selama masa penutupan.
“Semoga kualitas udara kita terus membaik sehingga kegiatan ekonomi, olahraga dan lainnya bisa berjalan normal,” tutupnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini