Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
porprov kalbar 2026
Porserosi Kayong Utara Bidik 4 Medali Emas di Porprov Kalbar 2026
Porserosi Kayong Utara Bidik 4 Medali Emas di Porprov Kalbar 2026
Saturday, 17/10/2026

KALBARONLINE.com – Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kabupaten Kayong Utara membidik empat medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Sebanyak enam atlet terbaik disiapkan untuk berlaga pada nomor sepatu roda dan skateboard.

Sekretaris Porserosi Kayong Utara, Hariyadi, mengatakan para atlet bersama jajaran pelatih telah menjalani persiapan intensif untuk menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Untuk menghadapi persaingan di Porprov Kalbar 2026 ini, kami siap membawa enam atlet terbaik yang sudah melewati proses seleksi dan penggemblengan intensif, baik untuk kategori sepatu roda maupun cabang skateboard," ungkap Hariyadi kepada awak media, Sabtu (17/10/2026).

Hariyadi menyebutkan, target empat medali emas ditetapkan berdasarkan perkembangan atlet selama menjalani pemusatan latihan. Perkembangan tersebut mencakup kondisi fisik, penguasaan teknik, hingga kesiapan mental saat bertanding di lintasan maupun skatepark.

"Melihat grafik perkembangan anak-anak selama pemusatan latihan, baik dari sisi fisik, penguasaan teknik, hingga mental bertanding di lintasan dan skatepark, kami sangat optimistis menetapkan target empat medali emas," lanjutnya.

Ia menjelaskan, target tersebut juga mengacu pada hasil analisis dan pemetaan nomor pertandingan yang menjadi spesialisasi para atlet, khususnya pada cabang skateboard.

Memasuki tahap akhir persiapan, tim pelatih berfokus memantapkan kemampuan teknis agar keenam atlet dapat tampil optimal saat menghadapi persaingan di Porprov Kalbar 2026.

Hariyadi berharap dukungan dari KONI Kayong Utara, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat terus mengalir untuk memotivasi para atlet. Ia optimistis dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi kontingen untuk berjuang meraih hasil terbaik sekaligus membawa nama Kayong Utara di tingkat provinsi. (Sans)

Jelang Porprov XIV Kalbar 2026, Praktisi Olahraga Ingatkan Pentingnya Peran Pemerintah Majukan Olahraga
Jelang Porprov XIV Kalbar 2026, Praktisi Olahraga Ingatkan Pentingnya Peran Pemerintah Majukan Olahraga
Saturday, 18/07/2026

KALBARONLINE.com – Praktisi sekaligus pemerhati olahraga Kabupaten Kapuas Hulu, Tatang Suntani, menegaskan bahwa pemerintah memiliki peran strategis dalam memajukan dunia olahraga sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Menurut Tatang, regulasi tersebut menjadi landasan hukum penyelenggaraan, pembinaan, dan pengembangan olahraga di Indonesia. UU Nomor 11 Tahun 2022 juga merupakan revisi atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN).

"Kehadiran pemerintah memiliki peran yang sangat strategis dalam memajukan dunia olahraga sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan," ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah substansi penting dalam regulasi tersebut. Di antaranya adalah penguatan perlindungan dan kesejahteraan atlet melalui pengakuan profesi keolahragaan, jaminan sosial, hingga kepesertaan dalam BPJS.

Selain itu, pendanaan olahraga ditegaskan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha, dan masyarakat.

UU Nomor 11 Tahun 2022 juga mengatur ruang lingkup pembinaan olahraga yang meliputi tiga pilar utama, yakni olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi.

Regulasi tersebut juga menjadikan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai pedoman arah pembangunan olahraga nasional, sekaligus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan atlet, mantan atlet berprestasi, serta penyandang disabilitas.

Tatang menilai implementasi undang-undang tersebut menjadi semakin penting menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026.

Menurutnya, ajang olahraga empat tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang akan dipersiapkan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) hingga mewakili Kalimantan Barat pada PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan DKI Jakarta.

"Porprov menjadi tolak ukur dalam mencetak atlet-atlet Kalimantan Barat berprestasi guna dipersiapkan pada Pra PON dan mewakili Kalimantan Barat di PON 2028," pungkasnya. (Haq)

Meski Terkendala Efisiensi Anggaran, Kapuas Hulu Pastikan Siap Ambil Bagian di Porprov Kalbar 2026
Meski Terkendala Efisiensi Anggaran, Kapuas Hulu Pastikan Siap Ambil Bagian di Porprov Kalbar 2026
Friday, 19/06/2026

KALBARONLINE.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat XIV yang akan digelar pada 7-14 November 2026 mulai menjadi perhatian seluruh kabupaten dan kota di Kalbar. Ajang olahraga empat tahunan yang diikuti 14 kabupaten/kota itu menjadi momentum penting bagi daerah untuk mengukur prestasi atlet sekaligus menunjukkan hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan.

Setiap daerah melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kini mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi, sarana dan prasarana pendukung, anggaran, hingga pembinaan atlet melalui pengurus cabang olahraga (cabor).

Berdasarkan hasil Rapat Kerja KONI Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak beberapa waktu lalu, salah satu keputusan penting yang ditetapkan adalah pelaksanaan Porprov Kalbar XIV pada 7 hingga 14 November 2026.

Menanggapi persiapan Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi ajang tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengakui masih terdapat tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

Meski demikian, ia memastikan pembinaan atlet yang dilakukan KONI Kapuas Hulu melalui masing-masing cabang olahraga tetap dapat berjalan.

"Untuk mendukung Porprov Kalbar XIV yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 14 November 2026 ini, tentu persiapan dari KONI sendiri dalam pembinaan atlet melalui Pengkab Cabor itu sudah bisa berjalan. Tetapi kita juga masih ada kendala efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat," ungkap Fransiskus Diaan saat ditemui wartawan di Gedung Pelayanan Satu Atap Kantor Bupati Kapuas Hulu, Jumat (19/6/2026).

Menurut Fransiskus, kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan Kabupaten Kapuas Hulu, tetapi juga hampir seluruh daerah di Indonesia.

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tetap berupaya memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen daerah pada Porprov Kalbar XIV.

"Terkait Porprov XIV, tim anggaran akan mengkaji kembali usulan dari KONI Kapuas Hulu. Kalau memungkinkan, anggaran untuk mendukung keikutsertaan Kapuas Hulu pada Porprov nanti bisa ditambah," ujarnya.

Ia berharap KONI Kapuas Hulu dapat memahami kondisi fiskal daerah saat ini. Namun demikian, pemerintah tetap menempatkan Porprov sebagai salah satu agenda penting yang perlu mendapatkan perhatian.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Porprov membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit karena melibatkan atlet, pelatih, official, hingga panitia pendukung.

"Dengan adanya efisiensi anggaran, kita berharap KONI Kapuas Hulu bisa memahami. Tetapi untuk Porprov, tim anggaran akan mengkaji kembali. Karena Porprov banyak membawa atlet dan panitia, anggarannya harus berimbang. Kalau ada anggaran tentu bisa kita bantu untuk kegiatan Porprov itu, dan Insya Allah Kapuas Hulu siap ikut Porprov," tegas Fransiskus.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia olahraga Kapuas Hulu. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung atlet-atlet terbaik daerah agar dapat tampil dan bersaing pada Porprov Kalbar XIV tahun 2026. (Haq)