Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
rekayasa lalu lintas
Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Pontianak Mulai Pukul 21.00 WIB, Ini Rute Satu Arahnya
Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Pontianak Mulai Pukul 21.00 WIB, Ini Rute Satu Arahnya
Tuesday, 30/12/2025


KALBARONLINE.com – Menyambut pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak bersama Satlantas Polresta Pontianak menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan, khususnya di kawasan Jalan Gajah Mada dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Trisna Ibrahim menjelaskan, pola rekayasa lalu lintas yang diterapkan tahun ini masih mengacu pada teknis pengaturan sebelumnya yang dinilai efektif mengurangi kemacetan. Kendaraan dari arah Jalan Veteran maupun Jalan Pahlawan menuju kawasan Gajah Mada akan diarahkan menjadi satu arah.

“Rekayasa kami putuskan satu arah. Dari Jalan Veteran atau sebaliknya dari Jalan Pahlawan, saat memasuki Gajah Mada akan diberlakukan satu arah ke kanan menuju Diponegoro. Jalan paralelnya juga akan diberlakukan satu arah semua,” ujar Trisna, Selasa (30/12/2025).

Adapun rincian pengaturan lalu lintasnya meliputi Jalan Gajah Mada yang diberlakukan satu arah menuju ke arah Tanjungpura/Diponegoro. Untuk Jalan Hijas, akses dari arah Gajah Mada akan ditutup sementara, namun kendaraan dari arah Jalan Tanjungpura masih diperbolehkan masuk menuju Gajah Mada.

Sementara di simpang Diponegoro, kendaraan akan diarahkan ke kanan menuju Tanjungpura. Jalur ke kiri tetap dapat dilalui, namun secara perlahan dan situasional seperti pengaturan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Trisna, rekayasa lalu lintas diperkirakan mulai diberlakukan pada pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, menyesuaikan peningkatan mobilitas masyarakat yang biasanya terjadi menjelang detik-detik pergantian tahun.

“Kalau pukul 19.00 atau 20.00 WIB biasanya lalu lintas masih cukup landai. Masyarakat umumnya baru keluar rumah satu sampai dua jam sebelum last minute untuk menikmati suasana pergantian tahun,” jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, Trisna juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun dengan bijak.

“Mengingat adanya bencana di beberapa daerah lain, tentu kami mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan penuh empati dan tidak berlebihan dalam menyalakan kembang api,” pesannya. (Lid)

Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru, Jalan Tanjungpura–Gajah Mada Berlaku Satu Arah
Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru, Jalan Tanjungpura–Gajah Mada Berlaku Satu Arah
Tuesday, 30/12/2025


KALBARONLINE.com – Menyambut momen pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Pontianak bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas terbatas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kota Pontianak.

Keputusan tersebut diambil usai rapat koordinasi bersama Ditlantas Polda Kalbar, Satlantas Polresta Pontianak, Dishub Provinsi Kalbar, Dishub Kota Pontianak, Satpol PP Kota Pontianak, dan Jasa Raharja.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, menjelaskan bahwa pengaturan arus lalu lintas ini menjadi bagian dari pengamanan malam tahun baru serta tindak lanjut imbauan pemerintah.

“Kita akan memberlakukan jalan satu arah untuk Jalan Tanjungpura dan Jalan Gajahmada pada malam tahun baru,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Untuk teknisnya, Jalan Tanjungpura akan diberlakukan satu arah dari simpang lampu merah Jalan H Agus Salim menuju Jalan Pahlawan. Sementara Jalan Gajah Mada satu arah dari simpang lampu merah Jalan Pahlawan menuju simpang lampu merah Jalan Diponegoro.

Adapun Jalan Siam dan Jalan Setia Budi diberlakukan satu arah dari arah Gajah Mada menuju Tanjungpura. Sedangkan Jalan Hijas akan dibuat satu arah dari Tanjungpura menuju Gajah Mada.

“Rekayasa tetap dilakukan, namun tidak seperti sistem satu arah penuh. Penerapannya bersifat tentatif dan menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelas Trisna.

Ia memperkirakan kebijakan ini mulai diberlakukan sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIB, mengikuti peningkatan mobilitas warga yang biasanya memuncak menjelang detik-detik pergantian tahun.

“Biasanya euforia masyarakat terjadi satu hingga dua jam sebelum pergantian tahun. Pada jam-jam awal malam, lalu lintas masih cukup landai,” tutupnya. (Red)