Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
zulkifli hasan
Tani Merdeka Kalbar Dukung Program Ketahanan Pangan, Apresiasi Komitmen Menko Pangan Jaga Harga Gabah
Tani Merdeka Kalbar Dukung Program Ketahanan Pangan, Apresiasi Komitmen Menko Pangan Jaga Harga Gabah
Friday, 05/06/2026

KALBARONLINE.com – DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program pemerintah di sektor pangan usai menghadiri Rembuk Tani 2026 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Kabupaten Kubu Raya, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang digelar di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah dan petani untuk membahas sejumlah isu strategis pertanian, mulai dari ketersediaan pupuk, peningkatan produksi, hingga stabilitas harga gabah.

Pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Kalbar, Muhammad Pramulya, menegaskan organisasinya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

“Sebagai organisasi, kami mempunyai peran untuk mendukung program Kemenko Pangan terkait ketahanan pangan. Salah satunya melalui pemberdayaan petani, mendukung peningkatan produksi pertanian, serta koordinasi lintas sektoral di Kalimantan Barat,” kata Pramulya.

Menurutnya, Tani Merdeka Kalbar juga turut membantu memastikan distribusi pupuk berjalan lancar hingga sampai ke tangan petani.

“Kalau terkait pupuk, kami selalu membantu distribusinya. Intinya distribusi pupuk aman dan sampai ke petani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalbar, M. Saufi, mengapresiasi kunjungan Menko Pangan ke Kalimantan Barat. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat secara langsung di tengah petani menunjukkan keseriusan dalam memperhatikan sektor pertanian.

“Kami sangat mendukung dan menyambut baik kunjungan Bapak Menko Pangan ke Kalimantan Barat. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi petani dan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk mendengar serta memperjuangkan kepentingan petani,” kata Saufi.

Ia berharap kunjungan tersebut mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Saufi juga menyampaikan apresiasi kepada Menko Pangan yang telah memastikan harga gabah petani tetap berada pada level yang menguntungkan serta menjamin ketersediaan pupuk bagi petani.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Menko Pangan yang telah memastikan harga gabah petani berada di angka Rp7.000 per kilogram dan stok pupuk dalam kondisi aman. Kepastian ini sangat penting bagi petani karena memberikan rasa tenang dalam berproduksi dan menjual hasil panennya,” ujarnya.

Menurut Saufi, kepastian harga gabah dan ketersediaan pupuk menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung target swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Melalui Rembuk Tani 2026, para petani berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku sektor pertanian semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan produksi, distribusi sarana produksi pertanian, hingga menjaga stabilitas harga hasil panen. (Lid)

Zulkifli Hasan Pastikan Pupuk Aman dan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500 per Kg
Zulkifli Hasan Pastikan Pupuk Aman dan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500 per Kg
Friday, 05/06/2026

KALBARONLINE.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan ketersediaan pupuk nasional dalam kondisi aman dan harga gabah tetap menguntungkan petani. Kepastian itu disampaikannya saat menghadiri Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak 3 ton kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kalimantan Barat. Acara itu turut dihadiri perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah.

Zulkifli Hasan mengatakan, kunjungannya ke Kalbar merupakan bagian dari tugas yang diberikan Presiden untuk memastikan sektor pertanian nasional tetap berjalan baik di tengah berbagai tantangan global, mulai dari persoalan geopolitik hingga gangguan rantai pasok dunia.

"Saya datang karena perintah Pak Presiden. Dalam seminggu, tiga hari saya turun ke lapangan untuk memastikan pupuk tersedia atau tidak. Alhamdulillah, sekarang petani bisa melihat sendiri bahwa pupuk tersedia," kata Zulkifli.

Menurutnya, stok pupuk nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Dari kebutuhan pupuk yang telah tersalurkan sekitar 4 juta ton, pemerintah masih memiliki cadangan lebih dari 10 juta ton.

"Stok masih ada lebih dari 10 juta ton, jadi aman dan terus berjalan," ujarnya.

Selain memastikan stok pupuk tersedia, pemerintah juga memberikan diskon harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut, kata Zulkifli, menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus membantu meringankan beban petani.

"Harga pupuk masih mendapat diskon 20 persen. Di banyak negara harga naik, sementara kita justru memberikan diskon. Ini menunjukkan perhatian Presiden kepada petani sangat besar," katanya.

Tak hanya soal pupuk, pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah petani tetap stabil dan menguntungkan. Zulkifli menegaskan harga gabah tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram sesuai arahan Presiden.

"Perintah Bapak Presiden, harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.500 per kilogram. Tadi saya dengar di sini sudah Rp7.000. Kalau ada yang membeli di bawah harga itu, nanti akan dicek," tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas harga gabah, pemerintah melalui Perum Bulog siap menyerap gabah petani dengan harga Rp7.000 per kilogram apabila terjadi penurunan harga di tingkat pasar.

Menurut Zulkifli, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

"Kita ingin mengubah nasib petani. Jangan sampai petani berubah menjadi buruh tani karena terus merugi. Petani harus sehat dan sejahtera karena merekalah yang memproduksi pangan yang kita makan setiap hari," ujarnya.

Ia menilai kondisi sektor pertanian nasional saat ini relatif terkendali. Ketersediaan pupuk mencukupi, distribusi berjalan lancar, harga pupuk masih mendapat diskon, dan harga gabah tetap berada pada level yang menguntungkan petani.

"Yang saya pastikan hari ini, pupuk lancar, stok aman, harga pupuk masih diskon 20 persen, dan harga gabah menguntungkan petani," tutupnya. (Lid)