Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 05 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan ketersediaan pupuk nasional dalam kondisi aman dan harga gabah tetap menguntungkan petani. Kepastian itu disampaikannya saat menghadiri Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak 3 ton kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kalimantan Barat. Acara itu turut dihadiri perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah.
Zulkifli Hasan mengatakan, kunjungannya ke Kalbar merupakan bagian dari tugas yang diberikan Presiden untuk memastikan sektor pertanian nasional tetap berjalan baik di tengah berbagai tantangan global, mulai dari persoalan geopolitik hingga gangguan rantai pasok dunia.
"Saya datang karena perintah Pak Presiden. Dalam seminggu, tiga hari saya turun ke lapangan untuk memastikan pupuk tersedia atau tidak. Alhamdulillah, sekarang petani bisa melihat sendiri bahwa pupuk tersedia," kata Zulkifli.
Menurutnya, stok pupuk nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Dari kebutuhan pupuk yang telah tersalurkan sekitar 4 juta ton, pemerintah masih memiliki cadangan lebih dari 10 juta ton.
"Stok masih ada lebih dari 10 juta ton, jadi aman dan terus berjalan," ujarnya.
Selain memastikan stok pupuk tersedia, pemerintah juga memberikan diskon harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut, kata Zulkifli, menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus membantu meringankan beban petani.
"Harga pupuk masih mendapat diskon 20 persen. Di banyak negara harga naik, sementara kita justru memberikan diskon. Ini menunjukkan perhatian Presiden kepada petani sangat besar," katanya.
Tak hanya soal pupuk, pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah petani tetap stabil dan menguntungkan. Zulkifli menegaskan harga gabah tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram sesuai arahan Presiden.
"Perintah Bapak Presiden, harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.500 per kilogram. Tadi saya dengar di sini sudah Rp7.000. Kalau ada yang membeli di bawah harga itu, nanti akan dicek," tegasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga gabah, pemerintah melalui Perum Bulog siap menyerap gabah petani dengan harga Rp7.000 per kilogram apabila terjadi penurunan harga di tingkat pasar.
Menurut Zulkifli, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
"Kita ingin mengubah nasib petani. Jangan sampai petani berubah menjadi buruh tani karena terus merugi. Petani harus sehat dan sejahtera karena merekalah yang memproduksi pangan yang kita makan setiap hari," ujarnya.
Ia menilai kondisi sektor pertanian nasional saat ini relatif terkendali. Ketersediaan pupuk mencukupi, distribusi berjalan lancar, harga pupuk masih mendapat diskon, dan harga gabah tetap berada pada level yang menguntungkan petani.
"Yang saya pastikan hari ini, pupuk lancar, stok aman, harga pupuk masih diskon 20 persen, dan harga gabah menguntungkan petani," tutupnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan ketersediaan pupuk nasional dalam kondisi aman dan harga gabah tetap menguntungkan petani. Kepastian itu disampaikannya saat menghadiri Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak 3 ton kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kalimantan Barat. Acara itu turut dihadiri perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah.
Zulkifli Hasan mengatakan, kunjungannya ke Kalbar merupakan bagian dari tugas yang diberikan Presiden untuk memastikan sektor pertanian nasional tetap berjalan baik di tengah berbagai tantangan global, mulai dari persoalan geopolitik hingga gangguan rantai pasok dunia.
"Saya datang karena perintah Pak Presiden. Dalam seminggu, tiga hari saya turun ke lapangan untuk memastikan pupuk tersedia atau tidak. Alhamdulillah, sekarang petani bisa melihat sendiri bahwa pupuk tersedia," kata Zulkifli.
Menurutnya, stok pupuk nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Dari kebutuhan pupuk yang telah tersalurkan sekitar 4 juta ton, pemerintah masih memiliki cadangan lebih dari 10 juta ton.
"Stok masih ada lebih dari 10 juta ton, jadi aman dan terus berjalan," ujarnya.
Selain memastikan stok pupuk tersedia, pemerintah juga memberikan diskon harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut, kata Zulkifli, menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus membantu meringankan beban petani.
"Harga pupuk masih mendapat diskon 20 persen. Di banyak negara harga naik, sementara kita justru memberikan diskon. Ini menunjukkan perhatian Presiden kepada petani sangat besar," katanya.
Tak hanya soal pupuk, pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah petani tetap stabil dan menguntungkan. Zulkifli menegaskan harga gabah tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram sesuai arahan Presiden.
"Perintah Bapak Presiden, harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.500 per kilogram. Tadi saya dengar di sini sudah Rp7.000. Kalau ada yang membeli di bawah harga itu, nanti akan dicek," tegasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga gabah, pemerintah melalui Perum Bulog siap menyerap gabah petani dengan harga Rp7.000 per kilogram apabila terjadi penurunan harga di tingkat pasar.
Menurut Zulkifli, langkah tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
"Kita ingin mengubah nasib petani. Jangan sampai petani berubah menjadi buruh tani karena terus merugi. Petani harus sehat dan sejahtera karena merekalah yang memproduksi pangan yang kita makan setiap hari," ujarnya.
Ia menilai kondisi sektor pertanian nasional saat ini relatif terkendali. Ketersediaan pupuk mencukupi, distribusi berjalan lancar, harga pupuk masih mendapat diskon, dan harga gabah tetap berada pada level yang menguntungkan petani.
"Yang saya pastikan hari ini, pupuk lancar, stok aman, harga pupuk masih diskon 20 persen, dan harga gabah menguntungkan petani," tutupnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini