Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 01 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Kepolisian Resor Ketapang memperkuat komitmen ketahanan pangan daerah melalui kegiatan Penanaman Jagung dalam rangka Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang bersama Kapolres Ketapang sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya agenda strategis penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari program nasional Polri yang dilaksanakan secara berkala setiap kuartal. Program tersebut menjadi wujud tanggung jawab institusional Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional, yang kemudian diselaraskan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan visi dan misi pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang memaknai kegiatan ini sebagai implementasi nyata visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, khususnya melalui misi memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah dengan mengoptimalkan lahan produktif desa, sumber daya lokal, serta kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres dan Wakapolres Ketapang, perwakilan Dandim 1203/Ketapang dan Danlanal Ketapang, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanakbud) Ketapang, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) Ketapang, Camat Manis Mata, jajaran Polsek Manis Mata, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Ratu Elok, serta perwakilan manajemen perusahaan mitra Cargill.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat desa. Kebersamaan tersebut dinilai sebagai modal sosial penting dalam membangun desa yang produktif, berdaya saing, dan mandiri secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa penanaman jagung ini bukan sekadar rutinitas kuartalan, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Ratu Elok yang dinilai responsif menjalankan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung. Desa Ratu Elok disebut sebagai desa pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai kegiatan tersebut.
“Harapan kami, langkah ini dapat diikuti oleh desa-desa lainnya di Kecamatan Manis Mata, sehingga ketahanan pangan benar-benar tumbuh dari desa,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga para petani, dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.
Keterlibatan aktif Kapolres Ketapang beserta jajaran menunjukkan peran strategis Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat tani.
Polri hadir untuk memotivasi petani agar semakin produktif dan mandiri, sekaligus memperkuat stabilitas nasional melalui ketahanan pangan.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, dan dunia usaha, Desa Ratu Elok diarahkan menjadi desa percontohan ketahanan pangan berbasis jagung di wilayah Kecamatan Manis Mata.
“Ketahanan pangan bukan urusan sepele, melainkan menyangkut harkat, martabat, dan hajat hidup orang banyak. Dengan perawatan yang maksimal, kami berharap penanaman jagung ini dapat menghasilkan panen yang melimpah,” tutupnya.
Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan pembangunan yang maju, mandiri, dan berkeadilan dengan desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Kepolisian Resor Ketapang memperkuat komitmen ketahanan pangan daerah melalui kegiatan Penanaman Jagung dalam rangka Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang bersama Kapolres Ketapang sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya agenda strategis penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari program nasional Polri yang dilaksanakan secara berkala setiap kuartal. Program tersebut menjadi wujud tanggung jawab institusional Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional, yang kemudian diselaraskan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan visi dan misi pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang memaknai kegiatan ini sebagai implementasi nyata visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, khususnya melalui misi memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah dengan mengoptimalkan lahan produktif desa, sumber daya lokal, serta kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres dan Wakapolres Ketapang, perwakilan Dandim 1203/Ketapang dan Danlanal Ketapang, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distanakbud) Ketapang, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) Ketapang, Camat Manis Mata, jajaran Polsek Manis Mata, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Ratu Elok, serta perwakilan manajemen perusahaan mitra Cargill.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat desa. Kebersamaan tersebut dinilai sebagai modal sosial penting dalam membangun desa yang produktif, berdaya saing, dan mandiri secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa penanaman jagung ini bukan sekadar rutinitas kuartalan, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Ratu Elok yang dinilai responsif menjalankan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung. Desa Ratu Elok disebut sebagai desa pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai kegiatan tersebut.
“Harapan kami, langkah ini dapat diikuti oleh desa-desa lainnya di Kecamatan Manis Mata, sehingga ketahanan pangan benar-benar tumbuh dari desa,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga para petani, dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.
Keterlibatan aktif Kapolres Ketapang beserta jajaran menunjukkan peran strategis Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat tani.
Polri hadir untuk memotivasi petani agar semakin produktif dan mandiri, sekaligus memperkuat stabilitas nasional melalui ketahanan pangan.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ketapang, Polri, TNI, dan dunia usaha, Desa Ratu Elok diarahkan menjadi desa percontohan ketahanan pangan berbasis jagung di wilayah Kecamatan Manis Mata.
“Ketahanan pangan bukan urusan sepele, melainkan menyangkut harkat, martabat, dan hajat hidup orang banyak. Dengan perawatan yang maksimal, kami berharap penanaman jagung ini dapat menghasilkan panen yang melimpah,” tutupnya.
Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan pembangunan yang maju, mandiri, dan berkeadilan dengan desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini