Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 19 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka kegiatan tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi 2026) yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, di halaman Masjid Raya Mujahidin, Kamis (19/02/2026) pagi.
Acara ini dirangkai dengan Pasar Murah Serambi sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Saya mengapresiasi kegiatan tahun ini yang dikoordinasikan dengan program nasional Halal Fair dan Operasi Pasar Murah, sehingga pagi hari ini bisa terlaksana dengan baik. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemprov Kalbar, Bank Indonesia, dan masyarakat,” ujarnya saat memberi kata sambutan, Kamis (19/02/2026)
Norsan menegaskan, Serambi menjadi bukti nyata peran strategis Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar, menjaga kepercayaan terhadap rupiah, serta mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan.
“Serambi 2026 bukan hanya menjaga rupiah tetapi juga mengakselerasi transformasi ekonomi daerah menuju struktur yang lebih produktif dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyampaikan bahwa Serambi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menggerakkan ekonomi dan keuangan syariah daerah.
“Serambi ini menjadi pintu masuknya. Daripada kegiatan penukaran uang, operasi pasar, dan kegiatan lainnya dilakukan terpisah, lebih baik kita satukan agar selama Ramadan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang rupiah layak edar sebesar Rp 185 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026. Dari jumlah tersebut, Rp 177 triliun didistribusikan melalui perbankan di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Barat.
Khusus untuk Kalimantan Barat, BI menyediakan dana penukaran uang sebesar Rp 3,6 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,6 triliun. Dana tersebut didominasi pecahan kecil guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penukaran uang dilaksanakan melalui 70 titik layanan dengan sekitar 14 ribu paket penukaran yang tersebar di seluruh wilayah Kalbar. Selain itu, BI juga menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu bersama perbankan, hingga layanan penukaran melalui jalur sungai untuk menjangkau daerah dengan keterbatasan akses perbankan.
Doni menambahkan, layanan penukaran uang tidak hanya dilakukan saat Ramadan, tetapi juga pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) lainnya, seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Cap Go Meh.
“Ada tiga fokus di kota Pontianak dan kota Singkawang yang Alhamdulillah bisa terealisasi penukaran lebih dari 3 miliar rupiah,” tukasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka kegiatan tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi 2026) yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, di halaman Masjid Raya Mujahidin, Kamis (19/02/2026) pagi.
Acara ini dirangkai dengan Pasar Murah Serambi sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Saya mengapresiasi kegiatan tahun ini yang dikoordinasikan dengan program nasional Halal Fair dan Operasi Pasar Murah, sehingga pagi hari ini bisa terlaksana dengan baik. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemprov Kalbar, Bank Indonesia, dan masyarakat,” ujarnya saat memberi kata sambutan, Kamis (19/02/2026)
Norsan menegaskan, Serambi menjadi bukti nyata peran strategis Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar, menjaga kepercayaan terhadap rupiah, serta mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan.
“Serambi 2026 bukan hanya menjaga rupiah tetapi juga mengakselerasi transformasi ekonomi daerah menuju struktur yang lebih produktif dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyampaikan bahwa Serambi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menggerakkan ekonomi dan keuangan syariah daerah.
“Serambi ini menjadi pintu masuknya. Daripada kegiatan penukaran uang, operasi pasar, dan kegiatan lainnya dilakukan terpisah, lebih baik kita satukan agar selama Ramadan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang rupiah layak edar sebesar Rp 185 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026. Dari jumlah tersebut, Rp 177 triliun didistribusikan melalui perbankan di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Barat.
Khusus untuk Kalimantan Barat, BI menyediakan dana penukaran uang sebesar Rp 3,6 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,6 triliun. Dana tersebut didominasi pecahan kecil guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penukaran uang dilaksanakan melalui 70 titik layanan dengan sekitar 14 ribu paket penukaran yang tersebar di seluruh wilayah Kalbar. Selain itu, BI juga menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu bersama perbankan, hingga layanan penukaran melalui jalur sungai untuk menjangkau daerah dengan keterbatasan akses perbankan.
Doni menambahkan, layanan penukaran uang tidak hanya dilakukan saat Ramadan, tetapi juga pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) lainnya, seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Cap Go Meh.
“Ada tiga fokus di kota Pontianak dan kota Singkawang yang Alhamdulillah bisa terealisasi penukaran lebih dari 3 miliar rupiah,” tukasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini