Pontianak    

Bank Indonesia Siapkan Rp 3,6 Trilun untuk Penukaran Uang Hari Raya Idul Fitri di Kalbar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Kamis, 19 Februari 2026
Bank Indonesia Siapkan Rp 3,6 Trilun untuk Penukaran Uang Hari Raya Idul Fitri di Kalbar
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka kegiatan tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi 2026) yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, di halaman Masjid Raya Mujahidin, Kamis (19/02/2026) pagi.

Acara ini dirangkai dengan Pasar Murah Serambi sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Saya mengapresiasi kegiatan tahun ini yang dikoordinasikan dengan program nasional Halal Fair dan Operasi Pasar Murah, sehingga pagi hari ini bisa terlaksana dengan baik. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemprov Kalbar, Bank Indonesia, dan masyarakat,” ujarnya saat memberi kata sambutan, Kamis (19/02/2026)

Norsan menegaskan, Serambi menjadi bukti nyata peran strategis Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar, menjaga kepercayaan terhadap rupiah, serta mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan.

“Serambi 2026 bukan hanya menjaga rupiah tetapi juga mengakselerasi transformasi ekonomi daerah menuju struktur yang lebih produktif dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyampaikan bahwa Serambi merupakan bentuk komitmen bersama dalam menggerakkan ekonomi dan keuangan syariah daerah.

“Serambi ini menjadi pintu masuknya. Daripada kegiatan penukaran uang, operasi pasar, dan kegiatan lainnya dilakukan terpisah, lebih baik kita satukan agar selama Ramadan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.

Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang rupiah layak edar sebesar Rp 185 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026. Dari jumlah tersebut, Rp 177 triliun didistribusikan melalui perbankan di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Barat.

Khusus untuk Kalimantan Barat, BI menyediakan dana penukaran uang sebesar Rp 3,6 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,6 triliun. Dana tersebut didominasi pecahan kecil guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penukaran uang dilaksanakan melalui 70 titik layanan dengan sekitar 14 ribu paket penukaran yang tersebar di seluruh wilayah Kalbar. Selain itu, BI juga menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu bersama perbankan, hingga layanan penukaran melalui jalur sungai untuk menjangkau daerah dengan keterbatasan akses perbankan.

Doni menambahkan, layanan penukaran uang tidak hanya dilakukan saat Ramadan, tetapi juga pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) lainnya, seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Cap Go Meh.

“Ada tiga fokus di kota Pontianak dan kota Singkawang yang Alhamdulillah bisa terealisasi penukaran lebih dari 3 miliar rupiah,” tukasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Pasar Murah Serambi 2026 Dibuka, Ria Norsan Pangkas Harga Sembako dari Rp 90 Ribu Jadi Rp 50 Ribu
Kamis, 19 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Sita 20,79 Gram Sabu dari Rumah Warga Tumbang Titi Ketapang
Kamis, 19 Februari 2026

Berita terkait