Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 07 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman, mengibaratkan partai politik di Indonesia seperti klub dalam kompetisi futsal. Menurutnya, masing-masing partai memiliki “kelas liga” yang berbeda-beda.
Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya Kalimantan Barat di Hotel Golden Tulip, Sabtu (7/3/2026).
“Partai itu ibarat liga futsal. Ada klub Golkar, ada klub PDIP yang ketuanya Bang Lasarus, Ketua Komisi V. Ada klub NasDem, ketuanya Syarif Abdullah yang juga Wakil Ketua Banggar. Ada klub Gerindra, ketuanya Yuliansyah, anggota DPR RI Komisi V. Ada juga klub PAN yang ketuanya anggota DPR RI Komisi V juga. Luar biasa,” kata Maman.
Menurutnya, dengan komposisi tersebut, persaingan politik di Kalimantan Barat mirip pertandingan antar klub besar. Namun, ia menegaskan Golkar berada di level yang berbeda.
“Golkar ini sudah kelas liga nasional. Jadi untuk menghadapi klub-klub lain itu, kita harus menyiapkan pemain yang siap bertanding,” katanya.
Karena itu, Maman menyatakan dukungannya kepada Bendahara Golkar Kalbar, Ichfany, untuk memimpin DPD Golkar Kalbar periode 2026–2031. Ia mendorong munculnya figur dari generasi milenial untuk memimpin partai.
Menurutnya, generasi muda punya energi dan pergerakan yang lebih cepat dalam menghadapi dinamika politik.
“Insyaallah Fanny lebih pandai dari saya. Jadi cukup kita sandingkan dengan pemain liga dua,” ucapnya sambil berseloroh.
“Pemain divisi dua biasanya gerakannya lebih cepat. Saya yakin generasi muda bisa tampil lebih baik. Bahkan bisa jadi lebih hebat dari saya,” tambah Maman.
Ia pun mengaku optimistis dengan kekuatan mesin dan struktur Golkar di Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Ichfany ke depan.
“Saya sangat percaya diri dengan kekuatan mesin Partai Golkar di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman, mengibaratkan partai politik di Indonesia seperti klub dalam kompetisi futsal. Menurutnya, masing-masing partai memiliki “kelas liga” yang berbeda-beda.
Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya Kalimantan Barat di Hotel Golden Tulip, Sabtu (7/3/2026).
“Partai itu ibarat liga futsal. Ada klub Golkar, ada klub PDIP yang ketuanya Bang Lasarus, Ketua Komisi V. Ada klub NasDem, ketuanya Syarif Abdullah yang juga Wakil Ketua Banggar. Ada klub Gerindra, ketuanya Yuliansyah, anggota DPR RI Komisi V. Ada juga klub PAN yang ketuanya anggota DPR RI Komisi V juga. Luar biasa,” kata Maman.
Menurutnya, dengan komposisi tersebut, persaingan politik di Kalimantan Barat mirip pertandingan antar klub besar. Namun, ia menegaskan Golkar berada di level yang berbeda.
“Golkar ini sudah kelas liga nasional. Jadi untuk menghadapi klub-klub lain itu, kita harus menyiapkan pemain yang siap bertanding,” katanya.
Karena itu, Maman menyatakan dukungannya kepada Bendahara Golkar Kalbar, Ichfany, untuk memimpin DPD Golkar Kalbar periode 2026–2031. Ia mendorong munculnya figur dari generasi milenial untuk memimpin partai.
Menurutnya, generasi muda punya energi dan pergerakan yang lebih cepat dalam menghadapi dinamika politik.
“Insyaallah Fanny lebih pandai dari saya. Jadi cukup kita sandingkan dengan pemain liga dua,” ucapnya sambil berseloroh.
“Pemain divisi dua biasanya gerakannya lebih cepat. Saya yakin generasi muda bisa tampil lebih baik. Bahkan bisa jadi lebih hebat dari saya,” tambah Maman.
Ia pun mengaku optimistis dengan kekuatan mesin dan struktur Golkar di Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Ichfany ke depan.
“Saya sangat percaya diri dengan kekuatan mesin Partai Golkar di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini