Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 20 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana penyerapan hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sejumlah komoditas yang dipasarkan berasal dari hasil pertanian dan budidaya masyarakat, mulai dari sayur-mayur hingga ikan lele.
“Banyak petani yang sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada UMKM pembudidaya ikan, termasuk lele, serta produk-produk makanan sehat lainnya,” ujarnya saat meninjau pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).
Menurut Edi, pola tersebut memberikan manfaat bagi dua pihak sekaligus. Masyarakat mendapatkan akses bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sementara petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh pasar untuk menjual hasil produksinya.
“Jadi bukan hanya membantu masyarakat yang membeli, tetapi juga membantu petani dan pelaku usaha kita supaya produknya terserap,” katanya.
Ia menilai pasar murah dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan produksi pangan lokal. Karena itu, komoditas yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada sembako, tetapi juga mencakup produk pertanian, perikanan, dan pangan sehat.
Pada hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat disebut masih tinggi. Antrean panjang terlihat sejak kegiatan dimulai. Pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung di enam kecamatan di Kota Pontianak.
Setelah digelar di Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan, kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Halaman Kantor Camat Pontianak Kota pada Rabu (21/10/2026).
Selanjutnya, pasar murah akan digelar di Kantor Camat Pontianak Barat pada Senin (26/10/2026), Kantor Camat Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), dan Kantor Camat Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026).
“Kita berharap ini tidak hanya saat Hari Jadi Kota. Kalau memang dibutuhkan, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.
Selain membantu pemasaran produk lokal, Edi menyebut pasar murah menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Ketika hasil produksi petani dan pembudidaya lokal terserap dengan baik, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih efisien dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan produk segar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat menebus paket sembako senilai Rp120 ribu dengan harga Rp85 ribu. Artinya, warga mendapatkan potongan harga sebesar Rp35 ribu per paket.
Setiap paket berisi lima kilogram beras premium, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir. Secara keseluruhan, sebanyak 11.636 paket disiapkan untuk masyarakat di enam kecamatan di Kota Pontianak. (*)
KALBARONLINE.com – Pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana penyerapan hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sejumlah komoditas yang dipasarkan berasal dari hasil pertanian dan budidaya masyarakat, mulai dari sayur-mayur hingga ikan lele.
“Banyak petani yang sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada UMKM pembudidaya ikan, termasuk lele, serta produk-produk makanan sehat lainnya,” ujarnya saat meninjau pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).
Menurut Edi, pola tersebut memberikan manfaat bagi dua pihak sekaligus. Masyarakat mendapatkan akses bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sementara petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh pasar untuk menjual hasil produksinya.
“Jadi bukan hanya membantu masyarakat yang membeli, tetapi juga membantu petani dan pelaku usaha kita supaya produknya terserap,” katanya.
Ia menilai pasar murah dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan produksi pangan lokal. Karena itu, komoditas yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada sembako, tetapi juga mencakup produk pertanian, perikanan, dan pangan sehat.
Pada hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat disebut masih tinggi. Antrean panjang terlihat sejak kegiatan dimulai. Pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung di enam kecamatan di Kota Pontianak.
Setelah digelar di Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan, kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Halaman Kantor Camat Pontianak Kota pada Rabu (21/10/2026).
Selanjutnya, pasar murah akan digelar di Kantor Camat Pontianak Barat pada Senin (26/10/2026), Kantor Camat Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), dan Kantor Camat Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026).
“Kita berharap ini tidak hanya saat Hari Jadi Kota. Kalau memang dibutuhkan, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.
Selain membantu pemasaran produk lokal, Edi menyebut pasar murah menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Ketika hasil produksi petani dan pembudidaya lokal terserap dengan baik, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih efisien dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan produk segar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat menebus paket sembako senilai Rp120 ribu dengan harga Rp85 ribu. Artinya, warga mendapatkan potongan harga sebesar Rp35 ribu per paket.
Setiap paket berisi lima kilogram beras premium, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir. Secara keseluruhan, sebanyak 11.636 paket disiapkan untuk masyarakat di enam kecamatan di Kota Pontianak. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini