Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 20 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Huda di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Laur, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut pembangunan masjid dengan antusias.
Dalam kesempatan itu, Jamhuri menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak semata-mata berorientasi pada berdirinya bangunan fisik. Lebih dari itu, pembangunan masjid diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kerukunan antarwarga.
Menurutnya, pembangunan tempat ibadah juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri, sekaligus membentuk masyarakat yang beriman, cerdas, maju, dan beradat.
“Ini semua guna mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri serta masyarakat yang beriman, cerdas, maju, dan beradat,” ujar Jamhuri.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kehidupan keagamaan dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Namun, Jamhuri mengingatkan bahwa tanggung jawab masyarakat tidak berhenti setelah pembangunan masjid selesai. Masjid yang telah berdiri harus dimakmurkan melalui kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Tanggung jawab masyarakat tidak berhenti hanya pada penyelesaian konstruksi fisik bangunan. Setelah berdiri, tujuan selanjutnya adalah memakmurkan masjid tersebut dan tidak membiarkannya kosong,” pesannya.
Ia berharap Masjid Jami Al-Huda nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat, sarana mempererat silaturahmi, serta tempat pendidikan keagamaan untuk membentuk generasi muda yang Qurani.
Jamhuri juga berharap pembangunan masjid tersebut berjalan lancar hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Semoga proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan, mulai dari peletakan batu pertama ini hingga kelak diresmikan. Semoga di akhir masa jabatan kami nantinya masjid ini bisa selesai 100 persen,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Ketapang turut memberikan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Jami Al-Huda. Jamhuri juga menyerahkan bantuan semen secara pribadi.
Dukungan tersebut turut diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Camat Sungai Laur. Bantuan itu menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan sarana ibadah bagi masyarakat Desa Teluk Bayur.
Dengan dimulainya pembangunan masjid tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga kebersamaan dan berpartisipasi aktif agar Masjid Jami Al-Huda dapat segera berdiri serta menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi warga sekitar. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Huda di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Laur, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut pembangunan masjid dengan antusias.
Dalam kesempatan itu, Jamhuri menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak semata-mata berorientasi pada berdirinya bangunan fisik. Lebih dari itu, pembangunan masjid diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kerukunan antarwarga.
Menurutnya, pembangunan tempat ibadah juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, maju, dan mandiri, sekaligus membentuk masyarakat yang beriman, cerdas, maju, dan beradat.
“Ini semua guna mewujudkan pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri serta masyarakat yang beriman, cerdas, maju, dan beradat,” ujar Jamhuri.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kehidupan keagamaan dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Namun, Jamhuri mengingatkan bahwa tanggung jawab masyarakat tidak berhenti setelah pembangunan masjid selesai. Masjid yang telah berdiri harus dimakmurkan melalui kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Tanggung jawab masyarakat tidak berhenti hanya pada penyelesaian konstruksi fisik bangunan. Setelah berdiri, tujuan selanjutnya adalah memakmurkan masjid tersebut dan tidak membiarkannya kosong,” pesannya.
Ia berharap Masjid Jami Al-Huda nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat, sarana mempererat silaturahmi, serta tempat pendidikan keagamaan untuk membentuk generasi muda yang Qurani.
Jamhuri juga berharap pembangunan masjid tersebut berjalan lancar hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Semoga proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan, mulai dari peletakan batu pertama ini hingga kelak diresmikan. Semoga di akhir masa jabatan kami nantinya masjid ini bisa selesai 100 persen,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Ketapang turut memberikan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Jami Al-Huda. Jamhuri juga menyerahkan bantuan semen secara pribadi.
Dukungan tersebut turut diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Camat Sungai Laur. Bantuan itu menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan sarana ibadah bagi masyarakat Desa Teluk Bayur.
Dengan dimulainya pembangunan masjid tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga kebersamaan dan berpartisipasi aktif agar Masjid Jami Al-Huda dapat segera berdiri serta menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi warga sekitar. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini