Nasional    

ASUS Luncurkan ProArt P14 dan P16, Jalankan AI Generatif Langsung di Laptop

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 21 October 2026
ASUS Luncurkan ProArt P14 dan P16, Jalankan AI Generatif Langsung di Laptop
Dari kiri ke kanan, Adrian Pradipta (Technical Public Relations ASUS Indonesia), Rudy Salim (CEO PRESTIGECORP), Lenny Lin (Country Manager ASUS Indonesia), dan Marcello Tahitoe (penyanyi Indonesia) saat peluncuran ASUS ProArt P14 dan ProArt P16 (Foto: istimewa)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – ASUS Indonesia menghadirkan dua laptop kreator profesional terbaru, ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA), yang dirancang untuk menjalankan model kecerdasan buatan (AI) secara lokal tanpa bergantung pada koneksi internet.

Kedua perangkat tersebut diperkenalkan di Indonesia pada 20 Oktober 2026, setelah tersedia di pasar global sejak 17 Oktober 2026. ASUS mengklaim kemampuan komputasinya mendukung kebutuhan kreator profesional, mulai dari pemrosesan AI generatif hingga penyuntingan dan rendering konten berukuran besar.

ProArt P14 dibekali unified memory sebesar 64 GB, sedangkan ProArt P16 memiliki kapasitas 128 GB. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk menjalankan model AI dengan kebutuhan memori besar, termasuk mendukung alur kerja berbasis agentic AI.

Dukung Pemrosesan AI Secara Lokal

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan lini ProArt terbaru dikembangkan untuk mendukung kreator profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi sekaligus fleksibilitas dalam mengolah materi secara lokal.

“ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator biasanya, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Rabu (21/10/2026).

Menurut ASUS, pemrosesan AI langsung di perangkat memungkinkan materi proyek yang sensitif tetap tersimpan di laptop tanpa harus diunggah ke layanan komputasi awan (cloud).

Kemampuan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi kreator yang mengolah materi komersial atau proyek yang membutuhkan pengelolaan data secara lokal.

Hasil Pengujian Model AI Generatif

ASUS Indonesia juga memaparkan hasil pengujian internal menggunakan ProArt P14 untuk menjalankan model AI generatif melalui aplikasi ComfyUI Desktop berbasis ARM64 dengan jalur CUDA, tanpa koneksi internet.

Dalam pengujian pertama, perangkat digunakan untuk menjalankan model Qwen Image 2.1 dengan kuantisasi INT8 guna mengolah foto produk menjadi adegan sinematik. Pengujian dilakukan pada resolusi 1.024 piksel dengan 40 langkah pemrosesan (steps).

ASUS mencatat penggunaan memori GPU mencapai puncak 19,8 GB, dengan utilisasi GPU sebesar 100 persen dan suhu 68 derajat Celsius.

Pengujian berikutnya menggunakan model MiniMax H3 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik yang dilengkapi audio. Proses tersebut diselesaikan dalam waktu lima menit 54 detik pada resolusi 0,7 megapiksel dengan mode turbo.

ASUS menyebut hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa model AI yang membutuhkan kapasitas memori besar dapat dijalankan secara lokal dengan memanfaatkan unified memory yang tersedia pada perangkat.

Meski demikian, perusahaan mengingatkan bahwa hasil pemrosesan dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi, pengandar, dan pengaturan yang digunakan. Hasil pengujian internal tersebut juga tidak serta-merta menggambarkan kinerja pada seluruh model AI atau jenis pekerjaan kreatif.

Artikel Selanjutnya
Sumur dan Parit Mengering, Warga Medan Jaya Kayong Utara Andalkan Bantuan Air Bersih
Wednesday, 21 October 2026
Artikel Sebelumnya
Sumur dan Parit Mengering, Warga Medan Jaya Kayong Utara Andalkan Bantuan Air Bersih
Wednesday, 21 October 2026

Berita terkait