Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 22 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kapuas Hulu, Gedung Pelayanan Satu Atap (GPSA), Kamis (22/10/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat daerah, tokoh agama, serta para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus Diaan membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Amanat itu menekankan pentingnya mengenang sejarah perjuangan santri sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan bangsa.
Tanggal 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 1945 sebagai bagian dari perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Selain menjaga nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia, para santri juga didorong menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dengan bekal tersebut, santri diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari ilmuwan, pengusaha, hingga pemimpin bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Amanat Menteri Agama juga menyoroti kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren.
Peringatan Hari Santri turut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai-nilai tersebut ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Apel ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan serta pekik semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” (Haq)
KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kapuas Hulu, Gedung Pelayanan Satu Atap (GPSA), Kamis (22/10/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat daerah, tokoh agama, serta para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus Diaan membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Amanat itu menekankan pentingnya mengenang sejarah perjuangan santri sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan bangsa.
Tanggal 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 1945 sebagai bagian dari perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Selain menjaga nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia, para santri juga didorong menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dengan bekal tersebut, santri diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari ilmuwan, pengusaha, hingga pemimpin bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Amanat Menteri Agama juga menyoroti kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren.
Peringatan Hari Santri turut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air. Nilai-nilai tersebut ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Apel ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan serta pekik semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini