Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 26 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Tim bola tangan putra Indonesia berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu dari ajang IHF Trophy yang berlangsung di Chonburi, Thailand, pada 21–25 Oktober 2026.
Tim Youth putra meraih medali perunggu setelah mengalahkan Filipina dengan skor telak 48–18 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Sementara itu, tim Junior putra membawa pulang medali perak setelah kalah dari tuan rumah Thailand dengan skor 31–37 pada partai final.
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah tampil dalam kompetisi tersebut.
“Kami menghargai perjuangan para atlet yang tampil di IHF Trophy. Tim Youth menyuguhkan medali perunggu, sedang tim Junior meraih medali perak,” kata Zulfydar di Bangkok, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, kekalahan tim Junior putra pada final menjadi bahan evaluasi bagi para pemain untuk memperbaiki kekurangan, terutama saat menghadapi pertandingan penentuan juara.
Zulfydar juga berharap hasil yang diraih di Thailand dapat memotivasi seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI di Indonesia untuk semakin serius membina atlet bola tangan di daerah.
“Hasil medali perak bagi tim Junior selain menjadi catatan bagi pemain, juga semua Pengprov ABTI dari seluruh Tanah Air. Semua hasil yang diraih tim nasional di Thailand dapat menggugah semua Pengprov untuk membina atletnya di masa mendatang,” ujarnya.
Raihan dua medali tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi tim putri Indonesia yang akan berlaga di IHF Nations Trophy Asia Zona I-B di Chonburi, Thailand, pada 27–31 Oktober 2026.
Zulfydar berharap tim putri mampu tampil maksimal dan meraih gelar juara. Ia menilai persaingan tidak akan mudah karena Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat, termasuk Thailand dan Vietnam.
“Kami berharap tim Women’s yang juga tampil di IHF Nations Trophy (Asia-Zona I-B) bisa keluar sebagai juara. Karena saat tim Junior tampil tahun lalu, mereka sudah mengalahkan tim kuat Vietnam dan tuan rumah Thailand,” tuturnya.
Ia menambahkan, kemampuan teknis perlu diimbangi dengan mental bertanding yang kuat, terutama ketika memasuki pertandingan final.
Menurut Zulfydar, evaluasi dan perbaikan perlu dilakukan bersama oleh pelatih dan pemain agar tim nasional bisa tampil lebih baik saat menghadapi lawan-lawan tangguh.
“Bila mampu meningkatkan mental tanding saat bermain di final, niscaya hasil yang diharapkan dapat terpenuhi untuk tampil juara,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Tim bola tangan putra Indonesia berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu dari ajang IHF Trophy yang berlangsung di Chonburi, Thailand, pada 21–25 Oktober 2026.
Tim Youth putra meraih medali perunggu setelah mengalahkan Filipina dengan skor telak 48–18 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Sementara itu, tim Junior putra membawa pulang medali perak setelah kalah dari tuan rumah Thailand dengan skor 31–37 pada partai final.
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah tampil dalam kompetisi tersebut.
“Kami menghargai perjuangan para atlet yang tampil di IHF Trophy. Tim Youth menyuguhkan medali perunggu, sedang tim Junior meraih medali perak,” kata Zulfydar di Bangkok, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, kekalahan tim Junior putra pada final menjadi bahan evaluasi bagi para pemain untuk memperbaiki kekurangan, terutama saat menghadapi pertandingan penentuan juara.
Zulfydar juga berharap hasil yang diraih di Thailand dapat memotivasi seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI di Indonesia untuk semakin serius membina atlet bola tangan di daerah.
“Hasil medali perak bagi tim Junior selain menjadi catatan bagi pemain, juga semua Pengprov ABTI dari seluruh Tanah Air. Semua hasil yang diraih tim nasional di Thailand dapat menggugah semua Pengprov untuk membina atletnya di masa mendatang,” ujarnya.
Raihan dua medali tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi tim putri Indonesia yang akan berlaga di IHF Nations Trophy Asia Zona I-B di Chonburi, Thailand, pada 27–31 Oktober 2026.
Zulfydar berharap tim putri mampu tampil maksimal dan meraih gelar juara. Ia menilai persaingan tidak akan mudah karena Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat, termasuk Thailand dan Vietnam.
“Kami berharap tim Women’s yang juga tampil di IHF Nations Trophy (Asia-Zona I-B) bisa keluar sebagai juara. Karena saat tim Junior tampil tahun lalu, mereka sudah mengalahkan tim kuat Vietnam dan tuan rumah Thailand,” tuturnya.
Ia menambahkan, kemampuan teknis perlu diimbangi dengan mental bertanding yang kuat, terutama ketika memasuki pertandingan final.
Menurut Zulfydar, evaluasi dan perbaikan perlu dilakukan bersama oleh pelatih dan pemain agar tim nasional bisa tampil lebih baik saat menghadapi lawan-lawan tangguh.
“Bila mampu meningkatkan mental tanding saat bermain di final, niscaya hasil yang diharapkan dapat terpenuhi untuk tampil juara,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini