Ketapang    

Hujan Redakan Titik Panas, Bupati Alex Berharap Karhutla di Ketapang Segera Berakhir

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 26 October 2026
Hujan Redakan Titik Panas, Bupati Alex Berharap Karhutla di Ketapang Segera Berakhir
Hujan menurunkan titik panas di Ketapang dari 55 menjadi satu titik. Bupati Alex berharap hujan terus mengguyur Kalimantan (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Hujan deras yang mengguyur Desa Air Hitam, Kecamatan Kendawangan, dan Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (25/10/2026) sore, membawa harapan baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jumlah titik panas di Ketapang dilaporkan turun drastis setelah hujan turun.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyambut baik turunnya hujan, terutama di Kecamatan Kendawangan yang sebelumnya menjadi salah satu wilayah dengan sebaran titik panas cukup banyak.

Berdasarkan data BMKG Kalimantan Barat yang diolah pada Sabtu (24/10/2026), terdeteksi 55 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kabupaten Ketapang. Sebagian besar titik tersebut berada di Kecamatan Kendawangan.

Namun, setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah pada Minggu sore, jumlah titik panas mengalami penurunan tajam. Berdasarkan pantauan melalui aplikasi SiPongi pukul 16.40 WIB, titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Ketapang tersisa satu titik.

"Puji Tuhan, Alhamdulillah, hujan sore ini turun di lokasi titik hotspot, Kendawangan dan Manis Mata. Kita juga berharap hujan turun merata, tidak hanya di Ketapang, tetapi juga di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujar Alexander Wilyo, Minggu (25/10/2026) petang.

Meski jumlah titik panas menurun, Alex mengungkapkan kabut asap di Ketapang masih pekat. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di luar wilayah Ketapang serta arah pergerakan angin.

"Arah angin yang menyebabkan kabut di kita ini masih pekat. Angin bergerak dari arah timur ke Barat, kemudian dari Selatan ke Utara," paparnya.

Di tengah upaya penanganan karhutla yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, Alex juga menyampaikan semangat kepada petugas gabungan yang terus berjibaku melakukan pemadaman.

Ia mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi situasi tersebut, tidak saling menyalahkan, serta memperkuat upaya bersama untuk mengatasi karhutla.

Alex juga menegaskan pentingnya menghentikan praktik pembakaran lahan dalam bentuk dan tujuan apa pun guna mencegah munculnya titik api baru.

"Kita tetap optimistis. Kita tidak boleh membakar dulu. Jangan bakar lahan dalam bentuk dan tujuan apa pun," tegasnya.

Ia berharap hujan terus mengguyur Ketapang dan wilayah lain di Kalimantan sehingga dapat membantu meredakan kebakaran serta mengurangi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah daerah.

"Kita berdoa bersama, tidak usah saling menyalahkan, berikhtiar bersama. Semoga di seluruh Tanah Kayong dan wilayah Kalimantan segera turun hujan," tutup Alex. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
300 Personel Polda Kalbar Diterjunkan ke Ketapang, Kendawangan Jadi Prioritas Pemadaman Karhutla
Monday, 26 October 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Ketapang Salurkan Seragam dan Alat Tulis Gratis untuk Murid SD di Marau
Monday, 26 October 2026

Berita terkait