Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
35 Paslon Laporkan Penerimaan Dana Kampanye Nol Rupiah, Bamsoet Desak Pemerintah Audit
Home > Berita > Politik > 35 Paslon Laporkan Penerimaan Dana Kampa...
Kabar

35 Paslon Laporkan Penerimaan Dana Kampanye Nol Rupiah, Bamsoet Desak Pemerintah Audit

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Friday, 13 November 2020 - 04:31 WIB
35 Paslon Laporkan Penerimaan Dana Kampanye Nol Rupiah, Bamsoet Desak Pemerintah Audit
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline.com – Akurasi dan ketidakkeseriusan pelaporan dana kampanye menjadi pertanyaan setelah sebanyak 35 pasangan calon kepala daerah di Pilkada 2020 melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye senilai nol rupiah.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendesak pemerintah melakukan audit dana kampanye calon kepala daerah dan mengevaluasi pelaporan sumbangan dana kampanye pada Pilkada Serentak 2020.

Bamsoet menegaskan, laporan dana kampanye semestinya akurat sebab menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas pasangan calon serta upaya pencegahan politik uang dan korupsi.

“Laporan dana yang akurat seharusnya dapat menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas pasangan calon,” kata Bambang Soesatyo, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/11/2020),

Dia pun mendorong KPU menegaskan kepada pasangan calon agar melaporkan dana kampanye dengan jujur, akuntabel dan transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan ketika pasangan calon terpilih.

Pasangan calon kepala daerah dan wakilnya ditekankannya memiliki tiga kewajiban pelaporan dana kampanye yang harus dipenuhi, yakni laporan awal dana kampanye (LADK), laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) serta laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK).

Bambang menegaskan seluruh pasangan calon harus membuat tiga jenis laporan mengenai dana kampanye tersebut. Apabila pasangan calon kepala daerah mengalami kesulitan, Bambang Soesatyo mendorong KPU untuk membantu pasangan calon memenuhi syarat administrasi itu. [rif]

Tag