Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Bermuatan Tabung Gas Ludes Terbakar di Kuala Mandor A
Home > Berita > Politik > Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Bermuat...
Kubu Raya

Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Bermuatan Tabung Gas Ludes Terbakar di Kuala Mandor A

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Wednesday, 11 June 2025 - 00:00 WIB
Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Bermuatan Tabung Gas Ludes Terbakar di Kuala Mandor A
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Satu unit mobil pick up Mitsubishi L300 milik warga bernama H. Suhar ludes terbakar saat melintas di kawasan Dermaga Parit 19, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (4/6/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Mobil yang diketahui mengangkut 25 tabung gas elpiji 3 kilogram itu tiba-tiba terbakar hebat. Api bahkan sempat memicu ledakan dari beberapa tabung gas yang ikut terbakar.

Kapolsek Kuala Mandor B IPTU Fahrizal Hasyim melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, dalam keterangannya Selasa (10/6/2025), menyebut dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting sistem kelistrikan kendaraan.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, kuat dugaan api berasal dari kabel kendaraan yang konslet dan menimbulkan percikan,” jelasnya.

Menurut Ade, peristiwa itu terjadi saat mobil tengah dalam perjalanan menukarkan 25 tabung elpiji ke salah satu pangkalan gas. Namun sesampainya di lokasi dermaga penyeberangan, muncul percikan api dari bawah mobil yang langsung menyambar tangki bahan bakar dan memicu kobaran besar.

“Api dengan cepat membesar karena menyambar tangki BBM. Ditambah lagi mobil mengangkut tabung gas—beberapa sempat meledak. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Pihak kepolisian memperkirakan kerugian yang dialami pemilik mobil mencapai ratusan juta rupiah akibat insiden ini.

Ade mengingatkan, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pemilik kendaraan—khususnya yang membawa barang berisiko tinggi seperti gas elpiji—untuk rutin mengecek kondisi kabel dan sistem kelistrikan kendaraan.

“Jangan tunggu sampai ada korban jiwa. Pastikan mobil layak jalan dan aman, apalagi jika digunakan untuk mengangkut muatan berbahaya,” tegasnya. (Jau)

Tag