Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Dirjen Penataan Agraria Tinjau Tanah Timbul di Mempawah Mangrove Park, BPN Kalbar Siap Kawal Penyelesaian Status Hukum
Home > Berita > Politik > Dirjen Penataan Agraria Tinjau Tanah Tim...
Mempawah

Dirjen Penataan Agraria Tinjau Tanah Timbul di Mempawah Mangrove Park, BPN Kalbar Siap Kawal Penyelesaian Status Hukum

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Friday, 18 July 2025 - 15:00 WIB
Dirjen Penataan Agraria Tinjau Tanah Timbul di Mempawah Mangrove Park, BPN Kalbar Siap Kawal Penyelesaian Status Hukum
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati, melakukan kunjungan lapangan ke kawasan pesisir Mempawah Mangrove Park, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (18/7/2025). Kunjungan ini turut didampingi oleh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat.

Ikut hadir mendampingi di lapangan antara lain Bupati Mempawah, Erlina, Wakil Bupati Juli Suryadi, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Kalbar, Sigit Aribowo, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah, Iman Malvina Yusuf Putra.

Kegiatan ini difokuskan untuk melihat langsung kondisi tanah timbul di wilayah pesisir Mempawah, yang selama ini menjadi sorotan terkait status hukum dan pemanfaatannya oleh masyarakat sekitar.

Dirjen Penataan Agraria, Yulia Jaya Nirmawati, menyatakan bahwa pihaknya akan mendalami seluruh dokumen, peta, dan data teknis yang telah disiapkan pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan setempat.

“Kami akan pelajari lebih lanjut agar solusi yang diambil benar-benar tepat, memberikan kepastian hukum, serta tidak menimbulkan masalah baru,” ujar Yulia.

Bupati Mempawah, Erlina, menyambut positif kunjungan dari jajaran Kementerian ATR/BPN ini. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam merumuskan kebijakan reforma agraria yang adil dan berkelanjutan di daerahnya.

“Pemkab Mempawah siap terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Kementerian ATR/BPN demi percepatan penyelesaian persoalan agraria di wilayah kami,” tegas Erlina. (Jau)

Tag