Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Edi Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang Saat Cuaca Ekstrem
Home > Berita > Politik > Edi Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tum...
Pontianak

Edi Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang Saat Cuaca Ekstrem

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 08 December 2025 - 04:16 WIB
Edi Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang Saat Cuaca Ekstrem
Petugas tengah mengevakuasi pohon tumbang beberapa waktu lalu (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah Kota Pontianak. Seruan ini disampaikan menyusul kejadian pohon tumbang akibat angin puting beliung yang terjadi baru-baru ini.

Edi menjelaskan bahwa hembusan angin kencang menjadi pemicu utama robohnya sejumlah pohon di beberapa titik di Pontianak.

“Angin puting beliung kemarin sangat kuat sehingga menyebabkan beberapa pohon patah dan tumbang,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras dan angin kencang, mengingat kondisi tersebut rawan mengancam keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan menghindari berteduh di bawah pohon saat cuaca ekstrem akhir-akhir ini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Edi, telah melakukan sejumlah langkah mitigasi pohon rawan tumbang melalui pengecekan dan pemangkasan secara bertahap. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dikerahkan untuk menyisir lokasi yang dinilai berpotensi berbahaya.

“Kita punya puluhan ribu pohon di seluruh Kota Pontianak. Tim rutin berkeliling untuk memeriksa kondisi pohon-pohon tersebut,” jelasnya.

Edi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melaporkan pohon yang terlihat membahayakan, karena kerusakan pohon tidak selalu tampak dari luar.

“Sering kali akar pohon sudah putus, tanahnya tidak padat, atau pertumbuhan akarnya tidak normal. Kondisi ini membuat pohon lebih mudah tumbang saat diterpa angin,” katanya.

Ia berharap kerja sama pemerintah dan masyarakat mampu meminimalkan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang selama periode cuaca ekstrem ini. Pemkot Pontianak akan terus meningkatkan pengawasan dan penanganan demi menjaga keselamatan warga. (Red)