Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Jatuh Tercebur Saat Ambil Jambu, Bocah 10 Tahun di Pontianak Tewas Tenggelam Saat Banjir Rob
Home > Berita > Politik > Jatuh Tercebur Saat Ambil Jambu, Bocah 1...
Pontianak

Jatuh Tercebur Saat Ambil Jambu, Bocah 10 Tahun di Pontianak Tewas Tenggelam Saat Banjir Rob

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 09 December 2025 - 20:47 WIB
Jatuh Tercebur Saat Ambil Jambu, Bocah 10 Tahun di Pontianak Tewas Tenggelam Saat Banjir Rob
Bocah 10 tahun tewas tenggelam saat banjir rob di Parit Tokaya Pontianak. Tim SAR temukan korban 21 meter dari titik awal jatuh (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Musibah tragis terjadi di tengah banjir rob yang kembali melanda Kota Pontianak. Seorang bocah berusia 10 tahun bernama Bayanaka Patal Ramlan ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Selasa (09/12/2025) pagi, setelah sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin (08/12/2025).

Korban yang merupakan warga Jalan Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Selatan tersebut diketahui hilang ketika sedang bermain di sekitar Parit Tokaya, salah satu titik wilayah terdampak banjir rob.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban sempat pamit bermain di sekitar parit pada kondisi air sedang tinggi.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, korban pamit bermain di sekitar Parit Tokaya ketika banjir rob terjadi. Hingga malam hari korban belum kembali ke rumah,” jelas Junetra.

Laporan hilangnya Bayanaka disampaikan ibu korban, Nuwaira, pada pukul 18.40 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian hingga tengah malam dengan bantuan peralatan seperti eco maps. Namun, pada hari pertama pencarian belum membuahkan hasil.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 21 meter dari titik awal diduga tenggelam.

“Korban ditemukan pada pagi hari berjarak sekitar 21 meter ke arah hulu dari titik awal diduga tenggelam. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Junetra.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika banjir rob melanda wilayah yang dekat dengan parit dan bantaran sungai. (Red)