Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Kelangkaan Elpiji 3 Kg dan Mahalnya Pertalite di Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Bupati Minta Aparat Tindak Agen Nakal
Home > Berita > Politik > Kelangkaan Elpiji 3 Kg dan Mahalnya Pert...
Kapuas Hulu

Kelangkaan Elpiji 3 Kg dan Mahalnya Pertalite di Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Bupati Minta Aparat Tindak Agen Nakal

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 05 January 2026 - 13:00 WIB
Kelangkaan Elpiji 3 Kg dan Mahalnya Pertalite di Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Bupati Minta Aparat Tindak Agen Nakal
Bupati Kapuas Hulu soroti kelangkaan elpiji 3 kg dan mahalnya pertalite, minta aparat tindak tegas agen dan oknum nakal (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyoroti kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) serta mahalnya harga BBM jenis pertalite yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Ditemui wartawan di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menyampaikan bahwa persoalan kelangkaan gas elpiji dan tingginya harga pertalite sebenarnya telah ia sampaikan kepada pihak Pertamina sejak sebelum perayaan Natal 2025.

“Sebelum hari Natal, terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan BBM pertalite, kami sudah menyampaikan kepada pihak Pertamina. Ini bukan hanya terjadi di Kapuas Hulu, tetapi merata di Kalimantan Barat. Bahkan sebelum Natal, melalui Kabag Ekonomi Pembangunan juga sudah disampaikan kondisi di Kapuas Hulu,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Selain berkoordinasi dengan Pertamina, Bupati Fransiskus juga meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan penertiban apabila ditemukan adanya agen atau oknum nakal yang sengaja menimbun gas elpiji demi meraup keuntungan di tengah sulitnya kondisi ekonomi masyarakat.

“Saya minta agar segera ditindak oleh pihak yang berwajib. Tim gabungan harus melakukan penertiban terhadap oknum-oknum seperti itu, karena mereka mengambil kesempatan di dalam kesusahan masyarakat dan membuat harga gas elpiji 3 kilogram melonjak tinggi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menjadikan persoalan kelangkaan elpiji 3 kilogram maupun melonjaknya harga BBM pertalite sebagai perhatian serius, mengingat kebutuhan tersebut sangat vital bagi masyarakat.

“Masalah kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan mahalnya harga BBM pertalite ini menjadi perhatian kami,” tutup Fransiskus. (Haq)