Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Polda Kalbar Selesaikan 816 Kasus Selama Semester I 2026, Curat Masih Dominasi Kejahatan
Home > Berita > Politik > Polda Kalbar Selesaikan 816 Kasus Selama...
Pontianak

Polda Kalbar Selesaikan 816 Kasus Selama Semester I 2026, Curat Masih Dominasi Kejahatan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 29 June 2026 - 19:00 WIB
Polda Kalbar Selesaikan 816 Kasus Selama Semester I 2026, Curat Masih Dominasi Kejahatan
Polda Kalbar menyelesaikan 816 kasus selama Semester I 2026. Curat masih menjadi tindak pidana yang paling dominan (Dok. Polda Kalbar)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat memaparkan capaian penegakan hukum selama periode Januari hingga Juni 2026. Dari total 1.111 laporan tindak pidana yang diterima, sebanyak 816 kasus berhasil diselesaikan.

Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Kalbar, Senin (29/6/2026).

Dirreskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Raswin Bachtiar Sirait mengatakan, tindak pidana konvensional masih mendominasi sepanjang semester pertama tahun ini.

"Jenis tindak pidana tertinggi meliputi pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 247 kasus, pencurian biasa 237 kasus, penggelapan 136 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 131 kasus, dan penipuan 75 kasus," ujarnya.

Untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan, Polda Kalbar mengaktifkan kembali Unit Reaksi Cepat (URC) di tingkat Ditreskrimum dan seluruh Polres jajaran sejak 21 Mei 2026.

Menurut Raswin, langkah tersebut membuahkan hasil dalam waktu kurang dari dua bulan. URC berhasil mengungkap 103 kasus yang terdiri atas tiga kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 41 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 16 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta 43 kasus tindak pidana lainnya.

"Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 147 orang tersangka dan menyelamatkan aset masyarakat dengan total kerugian materiil mencapai Rp832.499.100," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan, Polri akan terus memperkuat pengawasan di berbagai titik rawan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

"Pencapaian ini merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Barat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Centre 110. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, dan Polri hadir untuk melindungi setiap warga," pungkas Bambang.