Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran dalam Pengasuhan
Home > Berita > Politik > Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak...
Pontianak

Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran dalam Pengasuhan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Saturday, 11 July 2026 - 10:30 WIB
Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran dalam Pengasuhan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak mengimbau para ayah untuk mengantar anaknya di hari pertama sekolah. (Foto ilustrasi AI)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak mengimbau para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Imbauan ini merupakan bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Melalui gerakan tersebut, Disdikbud Kota Pontianak berharap keterlibatan ayah dalam pengasuhan semakin meningkat sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Pontianak untuk mendukung pelaksanaan GAMAS.

Menurutnya, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak awal tahun ajaran.

“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin mendorong peran aktif ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata yang memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri bagi anak saat memulai kegiatan belajar,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Sri menjelaskan, seluruh satuan pendidikan diminta menginformasikan program tersebut kepada orang tua peserta didik, memfasilitasi kehadiran ayah atau wali laki-laki saat mengantar anak ke sekolah, serta menyosialisasikan pelaksanaan GAMAS melalui media elektronik maupun media sosial masing-masing sekolah.

Ia berharap seluruh sekolah bersama orang tua dapat menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah sehingga menjadi momentum memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga. Kami berharap momentum hari pertama sekolah ini dapat menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi antara orang tua, khususnya ayah, dengan sekolah dalam mendampingi pendidikan anak,” pungkasnya. (*)