Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
illegal fishing
Satpolair Polres Kapuas Hulu Intensifkan Patroli Perairan, Cegah Praktik Illegal Fishing
Satpolair Polres Kapuas Hulu Intensifkan Patroli Perairan, Cegah Praktik Illegal Fishing
Thursday, 23/07/2026

KALBARONLINE.com – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kapuas Hulu mengintensifkan patroli perairan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian sumber daya perairan sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Patroli difokuskan pada pencegahan tindak pidana penangkapan ikan menggunakan alat setrum maupun bahan beracun seperti tuba yang dapat merusak ekosistem sungai dan mengancam kelestarian habitat ikan di perairan Kabupaten Kapuas Hulu.

Selain melakukan pemantauan di sepanjang jalur perairan, personel Satpolair juga menyambangi masyarakat, nelayan, dan pengguna transportasi sungai untuk memberikan edukasi serta imbauan agar tidak menangkap ikan dengan cara yang melanggar hukum.

Masyarakat juga diajak menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya praktik penyetruman maupun peracunan ikan.

Personel Satpolair Polres Kapuas Hulu, AIPTU Budi, mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan praktik illegal fishing yang berpotensi merusak ekosistem perairan dan mengurangi populasi ikan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan alat setrum maupun racun dalam menangkap ikan. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga berdampak buruk terhadap kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan perairan. Mari bersama-sama menjaga sungai sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat," ujarnya.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah perairan terpantau aman dan kondusif. Personel juga tidak menemukan adanya aktivitas penangkapan ikan menggunakan setrum maupun racun.

Satpolair Polres Kapuas Hulu memastikan patroli dan penyampaian imbauan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan perairan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk tidak melakukan praktik illegal fishing, sehingga sumber daya perikanan di Kabupaten Kapuas Hulu tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang. (Haq)

Polsek Bunut Hilir Intensifkan Patroli Perairan, Cegah Praktik Illegal Fishing
Polsek Bunut Hilir Intensifkan Patroli Perairan, Cegah Praktik Illegal Fishing
Thursday, 23/07/2026

KALBARONLINE.com – Polsek Bunut Hilir mengintensifkan patroli perairan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) sekaligus mencegah praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di wilayah hukumnya.

Patroli yang dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) itu dipimpin langsung Kapolsek Bunut Hilir IPDA Yadi Ruatandi bersama AIPDA Indra Gunawan, BRIPKA Yudhi Rosasadi, dan BRIPKA Adithia Hermanayah.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB menggunakan satu unit speed boat berkekuatan 15 PK untuk menyusuri wilayah perairan hukum Polsek Bunut Hilir.

Selama patroli, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sepanjang aliran sungai sekaligus mengawasi potensi tindak pidana perikanan, khususnya penggunaan alat setrum maupun racun ikan yang dapat merusak ekosistem dan mengancam kelestarian sumber daya perairan.

Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan aktivitas penangkapan ikan menggunakan cara-cara yang dilarang, seperti setrum maupun racun ikan. Situasi di wilayah perairan juga terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Selain melakukan pengawasan, personel Polsek Bunut Hilir turut memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan setrum maupun racun saat menangkap ikan.

Masyarakat juga diajak menjaga kelestarian ekosistem sungai karena praktik penangkapan ikan yang merusak dapat mengurangi bahkan menghilangkan populasi ikan, sehingga berdampak terhadap keberlangsungan mata pencaharian warga di masa mendatang.

Kapolsek Bunut Hilir menegaskan patroli perairan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus melindungi kelestarian sumber daya alam.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama menjaga sungai dari praktik penangkapan ikan yang merusak.

Polri, lanjutnya, tidak hanya hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan sumber daya alam yang dapat dinikmati generasi mendatang. (Haq)