Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
tes kemampuan akademik
Kejar Nilai TKA demi Masuk PTN, Siswa SMKN 5 Pontianak Belajar Ekstra di Tengah PKL
Kejar Nilai TKA demi Masuk PTN, Siswa SMKN 5 Pontianak Belajar Ekstra di Tengah PKL
Thursday, 15/10/2026

KALBARONLINE.com – Tiara Century dan Daichi Suciwati Pabayo, siswa kelas XII jurusan Akuntansi SMKN 5 Pontianak, Kalimantan Barat, mengaku harus belajar ekstra untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Keduanya harus membagi fokus antara persiapan tes dan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Tiara mengungkapkan, persiapannya terasa terburu-buru karena jadwal TKA berdekatan dengan kegiatan PKL. Perubahan jadwal yang sempat diumumkan juga membuatnya harus menambah waktu belajar.

“Sejujurnya, persiapan kita tuh agak der-der-der ya, karena kemarin sempat katanya dimajukan. TKA-nya dimajukan, jadi kita harus belajar ekstra,” ujar Tiara, Kamis (15/10/2026).

Untuk menghadapi TKA, Tiara memilih memprioritaskan mata pelajaran yang paling dikuasainya, seperti Bahasa Indonesia dan Matematika, sebelum beralih ke materi lainnya.

Sementara itu, Daichi mengatakan persiapannya terbantu oleh guru yang membagikan contoh soal TKA dari tahun sebelumnya. Setelah jadwal resmi keluar, guru juga mulai memfokuskan pembelajaran pada materi yang akan diujikan.

Meski demikian, Daichi menilai persiapannya masih perlu ditingkatkan. Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah pembelajaran dari rumah selama sekitar satu bulan akibat kabut asap yang melanda wilayah Pontianak dan sekitarnya.

Menurutnya, pembelajaran daring membuat penyampaian materi kurang efektif. Kondisi tersebut mendorong siswa untuk lebih mandiri dalam mencari dan memahami materi yang dibutuhkan.

“Jadi kebanyakan kita belajar sendiri. Guru memberi materi dan insight-nya, lalu kami harus mencari sendiri. Itu yang cukup sulit buat kami,” katanya.

Di tengah persiapan TKA, keduanya juga telah memiliki rencana pendidikan setelah lulus. Tiara ingin mencoba masuk sekolah kedinasan, tetapi tetap menyiapkan perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai pilihan alternatif.

“Rencananya saya pengen ambil kedinasan, namun masih ada plan lainnya. Jadi saya juga fokus ke TKA untuk kuliah. Jika enggak kedinasan, saya juga bakal ambil PTN,” ungkapnya.

Berbeda dengan Tiara, Daichi lebih berfokus mengejar nilai TKA yang baik untuk mendukung peluang masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

“Saya udah fokusnya ke PTN, makanya saya mau banget TKA ini nilainya bagus, karena saya pengen lolos di SNBP, biar nggak perlu persiapan SNBT ke depannya lagi,” sebutnya.

Bagi Tiara dan Daichi, TKA menjadi salah satu tahapan penting yang harus dipersiapkan di tengah padatnya agenda siswa kelas XII. Keduanya berharap usaha belajar yang dilakukan dapat membantu membuka jalan menuju pendidikan lanjutan sesuai dengan tujuan masing-masing. (Lid)

Jelang TKA 2026 di Tengah Kabut Asap, SMKN 5 Pontianak Ingatkan Siswa Jaga Kesehatan
Jelang TKA 2026 di Tengah Kabut Asap, SMKN 5 Pontianak Ingatkan Siswa Jaga Kesehatan
Thursday, 15/10/2026

KALBARONLINE.com – Sebanyak 370 siswa kelas XII SMKN 5 Pontianak bersiap menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dijadwalkan mulai 26 Oktober mendatang. Di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Pontianak, sekolah mengingatkan siswa untuk menjaga kesehatan.

Kepala SMKN 5 Pontianak, Millu Hatriwati, mengatakan persiapan siswa telah dilakukan melalui kegiatan gladi TKA sejak 5 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua gelombang dan berlangsung selama dua minggu.

Selain memperkuat kesiapan akademik, pihak sekolah juga menaruh perhatian pada kondisi kesehatan siswa agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan TKA dengan baik.

“Anak-anak harus tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker selama perjalanan dari rumah ke sekolah. Di sekolah pun mereka harus tetap semangat belajar di tengah kondisi kabut asap. Mudah-mudahan kabut asap segera berakhir,” ujar Millu, Kamis (15/10/2026).

Ia mengatakan, sekolah terus mempersiapkan siswa agar dapat mengikuti TKA dengan baik. Kesiapan mental, kesehatan, dan kehadiran menjadi perhatian selain pembelajaran yang selama ini berlangsung.

Dari sisi fasilitas, SMKN 5 Pontianak menyiapkan tiga laboratorium komputer dengan masing-masing 25 unit komputer. Sekolah juga memastikan jaringan internet tersedia untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tes.

Sebelum gladi berlangsung, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan PLN dan Telkomsel untuk mengantisipasi gangguan listrik maupun jaringan. Koordinasi serupa akan kembali dilakukan menjelang pelaksanaan TKA.

Menurut Millu, TKA menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengetahui pencapaian akademik mereka selama belajar. Karena itu, meskipun secara umum tes tersebut tidak wajib, SMKN 5 Pontianak tetap mewajibkan seluruh siswa kelas XII mengikutinya.

Pihak sekolah berharap para siswa dapat memperoleh hasil yang baik dan memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di Kalimantan Barat maupun di luar daerah.

Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan berlangsung pada pekan keempat Oktober hingga pekan pertama November. (Lid)

370 Siswa SMKN 5 Pontianak Bersiap Hadapi TKA 2026, Sekolah Pastikan Fasilitas Siap
370 Siswa SMKN 5 Pontianak Bersiap Hadapi TKA 2026, Sekolah Pastikan Fasilitas Siap
Thursday, 15/10/2026

KALBARONLINE.com – Sebanyak 370 siswa kelas XII SMKN 5 Pontianak mulai mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober mendatang.

Persiapan dilakukan melalui gladi TKA yang berlangsung sejak 5 Oktober 2026 dan dibagi menjadi dua gelombang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan siswa siap menghadapi tes, baik dari sisi akademik maupun kesiapan teknis.

Kepala SMKN 5 Pontianak, Millu Hatriwati, mengatakan gladi TKA dilaksanakan selama dua minggu. Gelombang pertama berlangsung selama empat hari pada pekan sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan gelombang kedua pada pekan ini.

Menurut Millu, pelaksanaan gladi berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi siswa maupun sarana dan prasarana yang disiapkan sekolah.

“Alhamdulillah lancar. Untuk SMK Negeri 5 Pontianak, sejak awal kami sudah menginformasikan kepada seluruh siswa bahwa meskipun masih gladi, mereka tetap harus mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi pembelajaran, kesehatan, maupun kehadiran,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (15/10/2026).

Dari sisi fasilitas, SMKN 5 Pontianak menyiapkan tiga laboratorium komputer untuk pelaksanaan TKA. Setiap ruangan dilengkapi 25 unit komputer, dengan dukungan jaringan internet yang dipastikan memadai.

“Kami juga mempersiapkan sarana yang dibutuhkan, termasuk komputer dan jaringan Wi-Fi yang harus benar-benar kuat,” ujarnya.

Sebelum gladi berlangsung, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan PLN dan Telkomsel untuk mengantisipasi gangguan listrik maupun jaringan yang berpotensi menghambat pelaksanaan tes.

“Kami pihak sekolah sudah melakukan persiapan, salah satunya dengan menyampaikan informasi dan mengirimkan surat kepada pihak PLN wilayah. Kami juga sudah menyurati pihak Telkomsel agar tidak ada gangguan yang menghambat siswa saat mengikuti gladi,” jelasnya.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Pontianak, Millu turut mengimbau para siswa agar menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat bepergian dari rumah ke sekolah.

“Anak-anak harus tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker selama perjalanan dari rumah ke sekolah. Di sekolah pun mereka harus tetap semangat belajar di tengah kondisi kabut asap. Mudah-mudahan kabut asap segera berakhir,” katanya.

Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pekan keempat Oktober hingga pekan pertama November. Pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan lancar dan memperoleh hasil yang baik. (Lid)