Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Rabu, 05 Mei 2021 |
Sutarmidji Pastikan Akan Terus Ingatkan Kepala Daerah yang Lalai: Yang Baper Saya Fahamlah
KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memastikan bahwa dirinya akan terus menyampaikan tentang bahaya Covid-19. Selaku wakil Pemerintah pusat di daerah, dirinya juga memastikan akan tetap mengingatkan kepala daerah yang lalai.
“Ini semua dilakukan demi menjaga masyarakat Kalbar. Saya politisi bukan pembaca puisi, sehingga saya gunakan bahasa sehari-hari, yang baper (bawa perasaan) kadang bilang bahasa yang digunakan kasar dan lain-lain. Bagi saya intinya pesan sampai,” tulis Midji di akun Facebook resmi miliknya yang dikutip KalbarOnline.
Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 di setiap tingkatan baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus selaras. Termasuk belanja untuk penanganan Covid, tegas dia, harus genah alias transparan.
“Saya tak mau ketika tidak menjabat lagi, lalu sering dipanggil aparat penegak hukum. Saya juga mengajak kepala daerah untuk serius tangani Covid, ini tanggungjawab kita sebagai pemegang amanah, kalau diingatkan harusnya bersyukur bukan baper, tapi kalau ade yang baper saye fahamlah,” pungkasnya.
Tulisan Sutarmidji di akun Facebook resmi miliknya itu seperti menjawab pernyataan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili yang menanggapi serius pernyataan Sutarmidji lantaran disebut ogah-ogahan dalam menangani Covid-19.
“Sutarmidji itu memang tidak bisa menjaga lidahnya, walaupun sedang puasa. Saya usul agar dia (Sutarmidji.red) menyibukkan diri dengan membaca Alquran saja,” kata Atbah.
Sutarmidji Pastikan Akan Terus Ingatkan Kepala Daerah yang Lalai: Yang Baper Saya Fahamlah
KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memastikan bahwa dirinya akan terus menyampaikan tentang bahaya Covid-19. Selaku wakil Pemerintah pusat di daerah, dirinya juga memastikan akan tetap mengingatkan kepala daerah yang lalai.
“Ini semua dilakukan demi menjaga masyarakat Kalbar. Saya politisi bukan pembaca puisi, sehingga saya gunakan bahasa sehari-hari, yang baper (bawa perasaan) kadang bilang bahasa yang digunakan kasar dan lain-lain. Bagi saya intinya pesan sampai,” tulis Midji di akun Facebook resmi miliknya yang dikutip KalbarOnline.
Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 di setiap tingkatan baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus selaras. Termasuk belanja untuk penanganan Covid, tegas dia, harus genah alias transparan.
“Saya tak mau ketika tidak menjabat lagi, lalu sering dipanggil aparat penegak hukum. Saya juga mengajak kepala daerah untuk serius tangani Covid, ini tanggungjawab kita sebagai pemegang amanah, kalau diingatkan harusnya bersyukur bukan baper, tapi kalau ade yang baper saye fahamlah,” pungkasnya.
Tulisan Sutarmidji di akun Facebook resmi miliknya itu seperti menjawab pernyataan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili yang menanggapi serius pernyataan Sutarmidji lantaran disebut ogah-ogahan dalam menangani Covid-19.
“Sutarmidji itu memang tidak bisa menjaga lidahnya, walaupun sedang puasa. Saya usul agar dia (Sutarmidji.red) menyibukkan diri dengan membaca Alquran saja,” kata Atbah.
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini