Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Sabtu, 25 Oktober 2025 |
KALBARONLINE.com – Dari Kalimantan Barat, semangat muda terus menyala. Melalui kegiatan bertajuk “Pemuda dan Wastra dari Kalbar untuk Dunia”, para pemuda membuktikan bahwa melestarikan wastra bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan cara menghadirkan masa depan yang berakar pada jati diri bangsa.
Bagi mereka, wastra Kalbar bukan sekadar kain — ia adalah karya, narasi perjuangan, dan simbol cinta terhadap tanah kelahiran. Di tangan anak muda kreatif, wastra menjelma menjadi ruang inovasi yang menghubungkan seni dengan ekonomi, tradisi dengan peluang, dan kearifan lokal dengan kemandirian.
Pemberdayaan pemuda dalam pelestarian wastra kini tak lagi berhenti pada menjaga motif dan nilai, tetapi berkembang menjadi gerakan ekonomi kreatif yang membuka lapangan usaha dan menumbuhkan jiwa wirausaha. Dari situ lahirlah kemandirian sejati — ketika pemuda mampu berdiri di atas karya sendiri, menghidupi diri dari budaya yang ia rawat, dan membawa nama Kalimantan Barat semakin dikenal di panggung dunia.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengajak seluruh generasi muda untuk terus mencintai dan mengembangkan wastra daerah.
“Mari jadikan wastra lokal bukan hanya busana, tapi bahasa universal yang berbicara tentang siapa kita. Karena ketika pemuda mencintai wastranya, maka sesungguhnya ia sedang mencintai bangsanya,” ujar Windy.
[caption id="attachment_227657" align="aligncenter" width="700"]
Pemuda Kalbar jadikan wastra sebagai jalan menuju masa depan. Windy Prihastari ajak generasi muda mencintai budaya lokal dan menenun kemandirian ekonomi (Dok. Disporapar Kalbar)[/caption]
Windy juga menegaskan komitmen Disporapar Kalbar untuk terus hadir mendukung langkah-langkah pemuda dalam berkarya, berinovasi, serta mengembangkan potensi diri melalui bidang kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Disporapar Kalbar akan terus menjadi ruang kolaborasi bagi pemuda untuk bertumbuh. Mari jadikan wastra lokal bukan sekadar kain, tetapi identitas dan kebanggaan yang berbicara kepada dunia,” tegasnya.
Dari Kalimantan Barat, lahir generasi muda yang berani menenun masa depan dengan benang wastra, semangat kemandirian, dan jiwa kolaborasi — dari Kalbar untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia. (Red)
KALBARONLINE.com – Dari Kalimantan Barat, semangat muda terus menyala. Melalui kegiatan bertajuk “Pemuda dan Wastra dari Kalbar untuk Dunia”, para pemuda membuktikan bahwa melestarikan wastra bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan cara menghadirkan masa depan yang berakar pada jati diri bangsa.
Bagi mereka, wastra Kalbar bukan sekadar kain — ia adalah karya, narasi perjuangan, dan simbol cinta terhadap tanah kelahiran. Di tangan anak muda kreatif, wastra menjelma menjadi ruang inovasi yang menghubungkan seni dengan ekonomi, tradisi dengan peluang, dan kearifan lokal dengan kemandirian.
Pemberdayaan pemuda dalam pelestarian wastra kini tak lagi berhenti pada menjaga motif dan nilai, tetapi berkembang menjadi gerakan ekonomi kreatif yang membuka lapangan usaha dan menumbuhkan jiwa wirausaha. Dari situ lahirlah kemandirian sejati — ketika pemuda mampu berdiri di atas karya sendiri, menghidupi diri dari budaya yang ia rawat, dan membawa nama Kalimantan Barat semakin dikenal di panggung dunia.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengajak seluruh generasi muda untuk terus mencintai dan mengembangkan wastra daerah.
“Mari jadikan wastra lokal bukan hanya busana, tapi bahasa universal yang berbicara tentang siapa kita. Karena ketika pemuda mencintai wastranya, maka sesungguhnya ia sedang mencintai bangsanya,” ujar Windy.
[caption id="attachment_227657" align="aligncenter" width="700"]
Pemuda Kalbar jadikan wastra sebagai jalan menuju masa depan. Windy Prihastari ajak generasi muda mencintai budaya lokal dan menenun kemandirian ekonomi (Dok. Disporapar Kalbar)[/caption]
Windy juga menegaskan komitmen Disporapar Kalbar untuk terus hadir mendukung langkah-langkah pemuda dalam berkarya, berinovasi, serta mengembangkan potensi diri melalui bidang kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Disporapar Kalbar akan terus menjadi ruang kolaborasi bagi pemuda untuk bertumbuh. Mari jadikan wastra lokal bukan sekadar kain, tetapi identitas dan kebanggaan yang berbicara kepada dunia,” tegasnya.
Dari Kalimantan Barat, lahir generasi muda yang berani menenun masa depan dengan benang wastra, semangat kemandirian, dan jiwa kolaborasi — dari Kalbar untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini