Kubu Raya    

Jasad Bayi Berusia Satu Hari Ditemukan Mengambang di Sungai Batu Ampar Kubu Raya

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Selasa, 03 Februari 2026
Jasad Bayi Berusia Satu Hari Ditemukan Mengambang di Sungai Batu Ampar Kubu Raya
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Jasad bayi uang diperkirakan baru berusia satu hari ditemukan dalam kondisi mengenaskan di perairan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Rabu (28/01/2026).

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan warga mengapung tanpa busana dengan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya.

Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya kini tengah menyelidiki penemuan jasad bayi tersebut. Kapolsek Batu Ampar, IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menyampaikan, bahwa peristiwa penemuan bermula sekira pukul 15.00 WIB, saat seorang warga bernama Epinto hendak berangkat kerja menggunakan perahu motor (kato).

Saat melintas di aliran sungai yang berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya, pandangannya tertuju pada objek yang menyerupai boneka mengapung di sisi kiri sungai.

Merasa curiga setelah melihat adanya rambut pada objek tersebut, Epinto segera memanggil rekannya, Deri dan Anser, untuk memastikan temuan itu menggunakan dayung. Setelah dipastikan bahwa objek tersebut adalah jenazah manusia, para saksi mengamankan jasad bayi tersebut agar tidak terbawa arus dengan mengikatnya ke tepi sungai menggunakan tongkat bambu dan tali nilon.

Temuan ini kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan Tim Sosial MTI, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak Polsek Batu Ampar.

Ade mengatakan, lokasi penemuan diketahui persis berada di perairan Desa Tanjung Beringin, tepatnya sekitar 200 meter dari SD Negeri 19 Batu Ampar, yang merupakan daerah perbatasan antara Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sanggau.

"Benar, telah ditemukan jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia satu hari. Kondisinya saat ditemukan tanpa pakaian dan tali pusar masih melilit, belum dipotong," ujar Ade, Selasa (03/02/2026).

Ade menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orang tua bayi yang diduga sengaja membuang darah dagingnya tersebut ke sungai.

"Kami menduga bayi ini sengaja dibuang oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Saat ini, tim penyidik dari Polsek Batu Ampar bersama Satreskrim Polres Kubu Raya sedang melakukan pendalaman di lapangan, termasuk mendata warga sekitar maupun di wilayah perbatasan yang baru saja melahirkan," tegas Ade.

Usai dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, jenazah bayi tersebut langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara di Pontianak menggunakan sarana transportasi air (speed boat) dengan pengawalan ketat personel Polsek Batu Ampar untuk keperluan otopsi dan visum.

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya warga yang menunjukkan gelagat tidak wajar pasca-melahirkan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. (Jau)

Artikel Selanjutnya
Dari Menyapu Jalan, Satiman Tunaikan Ibadah Haji
Selasa, 03 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Heboh Suara Ledakan Diduga Bom Rakitan Guncang SMPN 3 Sungai Raya
Selasa, 03 Februari 2026

Berita terkait