Nasional    

PLN Hadirkan Perahu Listrik di Mangrove Balikpapan, Dorong Wisata Hijau dan Ekonomi Masyarakat

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 05 August 2026
PLN Hadirkan Perahu Listrik di Mangrove Balikpapan, Dorong Wisata Hijau dan Ekonomi Masyarakat
Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, bersama insan PLN UP2B Kaltimra meninjau kawasan Mangrove Center Graha Indah menggunakan perahu sebagai bagian dari pelaksanaan program Electrifying Marine untuk mendukung pengembangan wisata berbasis energi bersih (Foto: PLN For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UP2B Kaltimra) menghadirkan inovasi wisata berbasis energi bersih melalui program Electrifying Marine: Menjaga Alam, Menyala Bersama Energi Listrik.

Program tersebut dikembangkan di kawasan Mangrove Center Graha Indah, Balikpapan, sebagai upaya menggabungkan pelestarian lingkungan, transisi energi, serta pemberdayaan masyarakat dalam satu konsep wisata berkelanjutan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN memberikan dukungan berupa pengembangan perahu wisata bertenaga listrik, penanaman 1.000 bibit mangrove beserta sarana pendukungnya, serta pembangunan fasilitas sanitasi untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangrove Center Graha Indah sebagai mitra pengelola dan pengembang kawasan wisata mangrove.

Kehadiran perahu listrik menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang lebih ramah lingkungan. Selain mendukung konservasi, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pengembangan kawasan mangrove tersebut turut mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai produk lokal, termasuk olahan berbahan dasar mangrove yang menjadi salah satu potensi ekonomi warga.

Tidak hanya sebagai destinasi wisata, Mangrove Center Graha Indah juga dikembangkan sebagai ruang edukasi bagi masyarakat, pelajar, dan wisatawan untuk mengenal pentingnya menjaga ekosistem pesisir serta pemanfaatan energi bersih dalam pembangunan berkelanjutan.

Program tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi bersama Srikandi PLN, komunitas Balikpapan Youth Spirit, serta perwakilan 25 Pokdarwis se-Kota Balikpapan yang turut mengikuti kegiatan pelestarian mangrove.

Manager UP2B Kaltimra Dita Agustiono mengatakan, Electrifying Marine menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat lebih luas melalui pemanfaatan energi listrik yang mendukung lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

“Melalui Electrifying Marine, kami ingin menunjukkan bahwa energi listrik tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan, tetapi juga dapat menjadi penggerak pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata daerah. Kolaborasi bersama Pokdarwis ini diharapkan mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan, baik bagi ekosistem mangrove maupun bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupannya dari sektor pariwisata,” ujar Dita.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan mengatakan, transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana PLN menghadirkan energi yang andal, tetapi juga bagaimana energi tersebut mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui Electrifying Marine, kami ingin menunjukkan bahwa energi bersih dapat menjadi penggerak pelestarian lingkungan, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Riko.

Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pembangunan yang berjalan selaras dengan alam dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Melalui program Electrifying Marine, PLN terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. (*)

Artikel Selanjutnya
Sekda Melawi Tegaskan Zero Tolerance, ASN Diminta Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik
Tuesday, 04 August 2026
Artikel Sebelumnya
Terjebak Asap Karhutla di Pelang Ketapang, Pemuda 26 Tahun Tewas Terbakar
Tuesday, 04 August 2026

Berita terkait