Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Kamis, 06 November 2025 |
KALBARONLINE.com – Di tengah hamparan hijau Kalimantan Tengah, tiga petugas berseragam terang tampak saling menggenggam tangan di bawah menara transmisi yang menjulang tinggi. Gestur sederhana itu jadi simbol kekompakan para “penjaga listrik” PLN—mereka yang setiap hari memastikan energi tak pernah berhenti mengalir ke penjuru negeri.
Pagi itu, tim dari PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Palangkaraya melaksanakan pembersihan sarang burung pada Tower 100 Line 2 Transmisi Palangkaraya–Kasongan. Sekilas terlihat seperti pekerjaan rutin, namun bagi para petugas transmisi, tugas ini adalah bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, nadi utama kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
Sarang burung yang menumpuk dapat menjadi jalur hewan predator seperti ular atau biawak untuk mencapai bagian konduktor. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu transmisi dan mengancam kontinuitas pasokan listrik. Karena itu, pembersihan dilakukan secara berkala agar jaringan tetap stabil.
“Setiap pekerjaan yang kami lakukan, sekecil apa pun, punya arti besar bagi keandalan sistem kelistrikan. Ini bukan hanya soal menjaga tower, tetapi juga tanggung jawab kepada masyarakat yang bergantung pada listrik setiap hari,” ujar Syafruddin, Manager ULTG Palangkaraya.
Pekerjaan dilakukan dengan perencanaan matang dan prosedur keselamatan kerja yang ketat. Di ketinggian puluhan meter, di bawah terik matahari dan hembusan angin, para petugas bekerja dengan kehati-hatian. Medan berlumpur dan cuaca yang tidak menentu tak menyurutkan semangat mereka untuk memastikan listrik tetap menyala di rumah warga, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas publik.
“Semangat kepahlawanan tidak selalu di medan perang. Bagi kami, semangat itu hidup dalam kerja nyata di lapangan ketika petugas menghadapi risiko demi memastikan listrik tetap andal. Tim ini adalah wujud pahlawan masa kini,” ujar Eko Prasetyo, Manager UPT Palangkaraya.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, memberi apresiasi tinggi terhadap dedikasi para petugas.
“Apa yang mereka lakukan bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi pengabdian untuk negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan keberanian menghadapi risiko merupakan nilai “kepahlawanan energi” yang harus terus diwariskan, terutama bagi generasi muda PLN.
“Momentum Hari Pahlawan ini mengingatkan bahwa setiap insan PLN punya peran penting dalam menjaga kelistrikan Indonesia. Mereka adalah pahlawan energi yang bekerja dengan hati,” tambah Riko.
Para petugas transmisi mungkin tidak muncul di panggung penghargaan, namun di setiap langkah di besi menara dan setiap tetes keringat, tersimpan pengabdian untuk menerangi negeri.
Peringatan Hari Pahlawan menjadi refleksi bahwa keberanian tidak selalu bersenjata. Terkadang ia hadir lewat kerja nyata dan ketulusan hati menjaga agar energi kehidupan tetap menyala.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang menjaga kelistrikan tetap andal. Mereka yang bekerja di balik sunyi hutan, di atas tower tinggi, dan di tengah alam yang tak selalu bersahabat. Dengan keyakinan yang sama, mereka terus menunaikan tugas agar cahaya selalu hadir bagi rakyat Indonesia,” tutup Riko. (Jau)
KALBARONLINE.com – Di tengah hamparan hijau Kalimantan Tengah, tiga petugas berseragam terang tampak saling menggenggam tangan di bawah menara transmisi yang menjulang tinggi. Gestur sederhana itu jadi simbol kekompakan para “penjaga listrik” PLN—mereka yang setiap hari memastikan energi tak pernah berhenti mengalir ke penjuru negeri.
Pagi itu, tim dari PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Palangkaraya melaksanakan pembersihan sarang burung pada Tower 100 Line 2 Transmisi Palangkaraya–Kasongan. Sekilas terlihat seperti pekerjaan rutin, namun bagi para petugas transmisi, tugas ini adalah bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, nadi utama kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
Sarang burung yang menumpuk dapat menjadi jalur hewan predator seperti ular atau biawak untuk mencapai bagian konduktor. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu transmisi dan mengancam kontinuitas pasokan listrik. Karena itu, pembersihan dilakukan secara berkala agar jaringan tetap stabil.
“Setiap pekerjaan yang kami lakukan, sekecil apa pun, punya arti besar bagi keandalan sistem kelistrikan. Ini bukan hanya soal menjaga tower, tetapi juga tanggung jawab kepada masyarakat yang bergantung pada listrik setiap hari,” ujar Syafruddin, Manager ULTG Palangkaraya.
Pekerjaan dilakukan dengan perencanaan matang dan prosedur keselamatan kerja yang ketat. Di ketinggian puluhan meter, di bawah terik matahari dan hembusan angin, para petugas bekerja dengan kehati-hatian. Medan berlumpur dan cuaca yang tidak menentu tak menyurutkan semangat mereka untuk memastikan listrik tetap menyala di rumah warga, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas publik.
“Semangat kepahlawanan tidak selalu di medan perang. Bagi kami, semangat itu hidup dalam kerja nyata di lapangan ketika petugas menghadapi risiko demi memastikan listrik tetap andal. Tim ini adalah wujud pahlawan masa kini,” ujar Eko Prasetyo, Manager UPT Palangkaraya.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, memberi apresiasi tinggi terhadap dedikasi para petugas.
“Apa yang mereka lakukan bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi pengabdian untuk negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan keberanian menghadapi risiko merupakan nilai “kepahlawanan energi” yang harus terus diwariskan, terutama bagi generasi muda PLN.
“Momentum Hari Pahlawan ini mengingatkan bahwa setiap insan PLN punya peran penting dalam menjaga kelistrikan Indonesia. Mereka adalah pahlawan energi yang bekerja dengan hati,” tambah Riko.
Para petugas transmisi mungkin tidak muncul di panggung penghargaan, namun di setiap langkah di besi menara dan setiap tetes keringat, tersimpan pengabdian untuk menerangi negeri.
Peringatan Hari Pahlawan menjadi refleksi bahwa keberanian tidak selalu bersenjata. Terkadang ia hadir lewat kerja nyata dan ketulusan hati menjaga agar energi kehidupan tetap menyala.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang menjaga kelistrikan tetap andal. Mereka yang bekerja di balik sunyi hutan, di atas tower tinggi, dan di tengah alam yang tak selalu bersahabat. Dengan keyakinan yang sama, mereka terus menunaikan tugas agar cahaya selalu hadir bagi rakyat Indonesia,” tutup Riko. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini