Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Sabtu, 08 November 2025 |
KALBARONLINE.com – Sektor pariwisata Kalimantan Barat mencatat capaian gemilang. Data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar menunjukkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalbar tahun 2024 mencapai 87.561 orang, tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Angka ini melampaui catatan sebelum pandemi COVID-19 pada 2019 yang sebesar 76.390 wisatawan, sekaligus menandai kebangkitan nyata sektor pariwisata Kalbar pascapandemi.
"Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan dunia terhadap pariwisata Kalbar kembali pulih. Ini buah dari kerja sama semua pihak, baik pemerintah, pelaku wisata, hingga masyarakat yang terus menjaga citra positif daerah,” ujar Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, baru-baru ini.
Berdasarkan data resmi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalbar sempat turun drastis akibat pandemi dari 76.390 wisatawan pada 2019 menjadi hanya 86 orang di tahun 2021. Namun, sejak 2022, tren berbalik naik dengan signifikan:
Windy menyebut, tren kenaikan tersebut tak lepas dari upaya pemerintah dalam membuka kembali jalur penerbangan internasional dan memperkuat promosi digital pariwisata.
"Strategi promosi kami tidak hanya mengandalkan event besar, tapi juga memperluas jangkauan lewat digital marketing. Wisatawan kini bisa menemukan Kalbar melalui berbagai platform global,” jelasnya.
Selain promosi, event pariwisata unggulan juga menjadi magnet utama. Sejumlah kegiatan seperti Pesona Tanpa Bayangan (Kulminasi Matahari) di Tugu Khatulistiwa, Festival Danau Sentarum–Betung Kerihun, hingga Festival Robo-Robo terus dikembangkan dengan sentuhan digital dan partisipasi komunitas.
Windy menambahkan, Disporapar Kalbar kini juga memperkuat sinergi lintas sektor dengan pelaku industri kreatif, komunitas pemuda, dan pelaku UMKM agar dampak ekonomi pariwisata lebih terasa.
"Kita ingin pariwisata tidak hanya ramai dikunjungi, tapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat. Inilah semangat sustainable tourism yang kami dorong,” ujar Windy.
Ke depan, Disporapar Kalbar berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengembangan paket wisata tematik, termasuk wisata budaya, kuliner, dan petualangan di kawasan perbatasan.
Windy menyebut, daya tarik unik Kalbar seperti garis Khatulistiwa dan keanekaragaman budaya menjadi modal besar untuk menarik wisatawan global.
"Kalbar punya kekuatan yang tidak dimiliki daerah lain. Dengan pengemasan yang kreatif dan dukungan masyarakat, kita optimistis wisata Kalbar bisa bersaing di level nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Data Kunjungan Wisatawan Mancanegara Kalbar 2019–2024
KALBARONLINE.com – Sektor pariwisata Kalimantan Barat mencatat capaian gemilang. Data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar menunjukkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kalbar tahun 2024 mencapai 87.561 orang, tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Angka ini melampaui catatan sebelum pandemi COVID-19 pada 2019 yang sebesar 76.390 wisatawan, sekaligus menandai kebangkitan nyata sektor pariwisata Kalbar pascapandemi.
"Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan dunia terhadap pariwisata Kalbar kembali pulih. Ini buah dari kerja sama semua pihak, baik pemerintah, pelaku wisata, hingga masyarakat yang terus menjaga citra positif daerah,” ujar Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, baru-baru ini.
Berdasarkan data resmi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalbar sempat turun drastis akibat pandemi dari 76.390 wisatawan pada 2019 menjadi hanya 86 orang di tahun 2021. Namun, sejak 2022, tren berbalik naik dengan signifikan:
Windy menyebut, tren kenaikan tersebut tak lepas dari upaya pemerintah dalam membuka kembali jalur penerbangan internasional dan memperkuat promosi digital pariwisata.
"Strategi promosi kami tidak hanya mengandalkan event besar, tapi juga memperluas jangkauan lewat digital marketing. Wisatawan kini bisa menemukan Kalbar melalui berbagai platform global,” jelasnya.
Selain promosi, event pariwisata unggulan juga menjadi magnet utama. Sejumlah kegiatan seperti Pesona Tanpa Bayangan (Kulminasi Matahari) di Tugu Khatulistiwa, Festival Danau Sentarum–Betung Kerihun, hingga Festival Robo-Robo terus dikembangkan dengan sentuhan digital dan partisipasi komunitas.
Windy menambahkan, Disporapar Kalbar kini juga memperkuat sinergi lintas sektor dengan pelaku industri kreatif, komunitas pemuda, dan pelaku UMKM agar dampak ekonomi pariwisata lebih terasa.
"Kita ingin pariwisata tidak hanya ramai dikunjungi, tapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat. Inilah semangat sustainable tourism yang kami dorong,” ujar Windy.
Ke depan, Disporapar Kalbar berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengembangan paket wisata tematik, termasuk wisata budaya, kuliner, dan petualangan di kawasan perbatasan.
Windy menyebut, daya tarik unik Kalbar seperti garis Khatulistiwa dan keanekaragaman budaya menjadi modal besar untuk menarik wisatawan global.
"Kalbar punya kekuatan yang tidak dimiliki daerah lain. Dengan pengemasan yang kreatif dan dukungan masyarakat, kita optimistis wisata Kalbar bisa bersaing di level nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Data Kunjungan Wisatawan Mancanegara Kalbar 2019–2024
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini