Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 12 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai berhasil menekan angka tunggakan layanan pertanahan secara signifikan.
Apresiasi tersebut disampaikan Ossy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Mempawah, Sabtu (10/01/2026). Dalam arahannya, ia menyebut progres penyelesaian tunggakan di Kalimantan Barat menunjukkan tren positif.
Secara nasional, Ossy mengungkapkan bahwa jumlah tunggakan berkas pertanahan berhasil ditekan dari sekitar 200.000 menjadi 130.000 berkas hanya dalam waktu dua bulan. Sementara di Kalimantan Barat, penyelesaian tunggakan telah mencapai hampir 50 persen dari total belasan ribu berkas yang sebelumnya menumpuk.
“Kalau progres harian ini konsisten, secara agregat nasional tunggakan bisa diselesaikan dalam 51 hari kerja. Saya sangat mengapresiasi jajaran di Kalbar, khususnya Mempawah yang kini hanya menyisakan 390 berkas,” ujar Ossy.
Meski demikian, Ossy mengingatkan agar jajaran tidak cepat berpuas diri dan tidak terjebak pada pola kerja business as usual. Ia menekankan pentingnya klasterisasi penyelesaian tunggakan serta penguatan kepemimpinan kepala kantor, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya manusia.
“Kita ingin memenuhi ekspektasi masyarakat, yaitu pelayanan yang cepat, bersih, prudent, dan compliance,” tegasnya.
Ossy berharap, komitmen dan konsistensi dalam penyelesaian tunggakan layanan pertanahan dapat terus dijaga, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan. (Jau/*)
KALBARONLINE.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai berhasil menekan angka tunggakan layanan pertanahan secara signifikan.
Apresiasi tersebut disampaikan Ossy saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Mempawah, Sabtu (10/01/2026). Dalam arahannya, ia menyebut progres penyelesaian tunggakan di Kalimantan Barat menunjukkan tren positif.
Secara nasional, Ossy mengungkapkan bahwa jumlah tunggakan berkas pertanahan berhasil ditekan dari sekitar 200.000 menjadi 130.000 berkas hanya dalam waktu dua bulan. Sementara di Kalimantan Barat, penyelesaian tunggakan telah mencapai hampir 50 persen dari total belasan ribu berkas yang sebelumnya menumpuk.
“Kalau progres harian ini konsisten, secara agregat nasional tunggakan bisa diselesaikan dalam 51 hari kerja. Saya sangat mengapresiasi jajaran di Kalbar, khususnya Mempawah yang kini hanya menyisakan 390 berkas,” ujar Ossy.
Meski demikian, Ossy mengingatkan agar jajaran tidak cepat berpuas diri dan tidak terjebak pada pola kerja business as usual. Ia menekankan pentingnya klasterisasi penyelesaian tunggakan serta penguatan kepemimpinan kepala kantor, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya manusia.
“Kita ingin memenuhi ekspektasi masyarakat, yaitu pelayanan yang cepat, bersih, prudent, dan compliance,” tegasnya.
Ossy berharap, komitmen dan konsistensi dalam penyelesaian tunggakan layanan pertanahan dapat terus dijaga, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan. (Jau/*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini