Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 26 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin mengatakan bahwa event olahraga mesti digandeng dengan entertainment dan UMKM. Dengan kolaborasi itu, dia optimis akan mampu menggeliatkan perekonomian sekaligus membangun sumber daya manusia (SDM) melalui olahraga dan kesenian.
“Saya mencoba mengadakan event olahraga, dikolaborasikan dengan UMKM dan pertunjukan musik. Dengan dikolaborasikannya tiga sektor ini, akan banyak nilai positif didapat," ujar Satarudin, Minggu (25/01/2026) malam.
Menurutnya, ketiga sektor ini saling berkaitan dan dimungkinkan bisa diwujudkan dalam satu kegiatan, seperti turnamen mini soccer open turnamen memperebutkan Piala Ketua DPRD Kota Pontianak se-Kalimantan Barat ini.
Terlebih peserta yang ikut dalam event ini tidak sembarangan. Menurutnya, banyak pesepak bola hebat ikut bermain. Bahkan dari kabarnya, terdapat pemain dari luar Kalimantan didatangkan untuk ikut serta.
“Melihat materi pemainnya, event ini mampu menjadi magnet untuk mendatangkan masyarakat datang menyaksikan setiap pertandingan,” katanya.
Ketika masyarakat datang ke lapangan, kebanyakan penonton pasti akan mencari jajan kulineran. Di sini, UMKM mengambil peran. Menawarkan kuliner dengan harga bersahabat, diharap banyak masyarakat datang membeli. Baik sekedar minuman ataupun jajanan ringan. Dengan begitu, olahraga berjalan, perekonomian UMKM pun bergeliat.
Pada malam final, lanjut Satarudin, juga menyuguhkan pertunjukan musik yang sekaligus untuk menyampaikan jika di Pontianak cukup banyak band-band indie dengan lagu-lagu yang bagus dan tak kalah dengan band luar. Hanya saja memang, mereka harus diberikan ruang ekspresi lebih banyak.
Sudah saatnya, anak-anak muda Kota Pontianak membanggakan band-band Pontianak. Jika semakin banyak event musik dengan melibatkan band indie Pontianak, maka ke depan diharapnya industri musik di sini bisa semakin hidup. Menurutnya, di zaman dengan informasi yang semakin terbuka, siapa saja bisa terkenal. Termasuk band dari Pontianak.
“Untuk mewujudkannya perlu dukungan kita (pemerintah). Oleh sebab itu sektor ini juga harus kita sentuh dan harus selalu dikolaborasikan,” katanya.
“Saya juga langsung menyaksikan mereka tampil. Lagu ciptaannya bagus-bagus. Karakternya kuat. Mereka pasti memiliki basis fans. Secara tidak langsung ketika mereka main di luar, akan mengenalkan nama Pontianak tempat mereka berasal,” katanya.
Di tempat sama, pegiat seni Kalimantan Barat, Rizal Hamka menyambut baik event ini. Menurutnya kolaborasi kegiatan sport yang dibalut dengan acara musik merupakan sesuatu yang baru dan mesti terus digelorakan.
“Saya titip kepada Bang Satar, untuk kegiatan melibatkan seni pertunjukan seperti ini diperbanyak. Terima kasih Bang,” ucapnya.
Begitu pula dengan Vokalis Cabik Dinan yang berterima kasih kepada Satarudin lantaran sudah membuat event seperti ini.
"Penonton bisa belanja di stand UMKM, mereka juga bisa menikmati musik dan menonton pertandingan di laga final. Ini merupakan terobosan. Saya harap event seperti ini tidak berhenti di sini saja,” ujarnya. (Jau)
KALBARONLINE.com - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin mengatakan bahwa event olahraga mesti digandeng dengan entertainment dan UMKM. Dengan kolaborasi itu, dia optimis akan mampu menggeliatkan perekonomian sekaligus membangun sumber daya manusia (SDM) melalui olahraga dan kesenian.
“Saya mencoba mengadakan event olahraga, dikolaborasikan dengan UMKM dan pertunjukan musik. Dengan dikolaborasikannya tiga sektor ini, akan banyak nilai positif didapat," ujar Satarudin, Minggu (25/01/2026) malam.
Menurutnya, ketiga sektor ini saling berkaitan dan dimungkinkan bisa diwujudkan dalam satu kegiatan, seperti turnamen mini soccer open turnamen memperebutkan Piala Ketua DPRD Kota Pontianak se-Kalimantan Barat ini.
Terlebih peserta yang ikut dalam event ini tidak sembarangan. Menurutnya, banyak pesepak bola hebat ikut bermain. Bahkan dari kabarnya, terdapat pemain dari luar Kalimantan didatangkan untuk ikut serta.
“Melihat materi pemainnya, event ini mampu menjadi magnet untuk mendatangkan masyarakat datang menyaksikan setiap pertandingan,” katanya.
Ketika masyarakat datang ke lapangan, kebanyakan penonton pasti akan mencari jajan kulineran. Di sini, UMKM mengambil peran. Menawarkan kuliner dengan harga bersahabat, diharap banyak masyarakat datang membeli. Baik sekedar minuman ataupun jajanan ringan. Dengan begitu, olahraga berjalan, perekonomian UMKM pun bergeliat.
Pada malam final, lanjut Satarudin, juga menyuguhkan pertunjukan musik yang sekaligus untuk menyampaikan jika di Pontianak cukup banyak band-band indie dengan lagu-lagu yang bagus dan tak kalah dengan band luar. Hanya saja memang, mereka harus diberikan ruang ekspresi lebih banyak.
Sudah saatnya, anak-anak muda Kota Pontianak membanggakan band-band Pontianak. Jika semakin banyak event musik dengan melibatkan band indie Pontianak, maka ke depan diharapnya industri musik di sini bisa semakin hidup. Menurutnya, di zaman dengan informasi yang semakin terbuka, siapa saja bisa terkenal. Termasuk band dari Pontianak.
“Untuk mewujudkannya perlu dukungan kita (pemerintah). Oleh sebab itu sektor ini juga harus kita sentuh dan harus selalu dikolaborasikan,” katanya.
“Saya juga langsung menyaksikan mereka tampil. Lagu ciptaannya bagus-bagus. Karakternya kuat. Mereka pasti memiliki basis fans. Secara tidak langsung ketika mereka main di luar, akan mengenalkan nama Pontianak tempat mereka berasal,” katanya.
Di tempat sama, pegiat seni Kalimantan Barat, Rizal Hamka menyambut baik event ini. Menurutnya kolaborasi kegiatan sport yang dibalut dengan acara musik merupakan sesuatu yang baru dan mesti terus digelorakan.
“Saya titip kepada Bang Satar, untuk kegiatan melibatkan seni pertunjukan seperti ini diperbanyak. Terima kasih Bang,” ucapnya.
Begitu pula dengan Vokalis Cabik Dinan yang berterima kasih kepada Satarudin lantaran sudah membuat event seperti ini.
"Penonton bisa belanja di stand UMKM, mereka juga bisa menikmati musik dan menonton pertandingan di laga final. Ini merupakan terobosan. Saya harap event seperti ini tidak berhenti di sini saja,” ujarnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini