Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Rabu, 04 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kota Pontianak bersama Dekranasda Kota Pontianak kembali memperlihatkan komitmennya mendorong perajin Kota Pontianak untuk memperluas pemasaran produk unggulan melalui The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) tahun 2026.
Tahun ini, pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) itu menetapkan target transaksi ritel sebesar Rp 102,5 miliar dengan kontrak dagang diharapkan mencapai US$1,5 juta.
Selain itu, Inacraft 2026 menargetkan 100.000 pengunjung dan buyers dari luar negeri sebanyak 1.000 visitors yang berasal dari Jepang, Singapura, Malaysia, Timor Leste, USA, India, Australia, Perancis, Uzbekistan, Filipina, Brunei Darussalam, dan Maroko.
Mewakili Wali Kota Pontianak, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Yusnaldi mengatakan, keikutsertaan Pemkot Pontianak bersama Provinsi Kalimantan Barat merupakan implementasi komitmen Pemkot Pontianak dalam meningkatkan daya saing pengrajin lokal, membuka peluang kemitraan, investasi, dan pasar baru bagi pelaku kriya di pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara.
“Dengan tingginya jumlah pengunjung tentu perajin memiliki peluang yang sangat besar untuk memasarkan produknya tidak saja domestik tetapi juga pasar global,” ujarnya di stan Pemkot Pontianak, Rabu (04/02/2026).
Ia menambahkan, sebagai Koordinator Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Pontianak, pihaknya telah melakukan kurasi produk lebih dulu sebelum dipamerkan sehingga produk yang akan tampil merupakan produk yang berkualitas. Sebab, masing-masing daerah berupaya menampilkan berbagai produk kerajinan khasnya masing-masing.
“Ayo ke stan Kota Pontianak di Paviliun Kalimantan Barat Assembly Hall No 75. Kami tentunya menampilkan produk kerajinan khas Pontianak, seperti corak insang, tas etnik, aksesoris serta kerajinan tangan lainnya,” ungkapnya.
Yusnaldi berharap, produk-produk kriya dengan kearifan lokal Pontianak mampu menarik minat pengunjung yang datang ke stan Kota Pontianak.
“Semoga produk-produk yang kami tampilkan menarik minat pembeli tidak saja ketika pameran berlangsung namun berkelanjutan di waktu mendatang,” pungkasnya. (Jau)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kota Pontianak bersama Dekranasda Kota Pontianak kembali memperlihatkan komitmennya mendorong perajin Kota Pontianak untuk memperluas pemasaran produk unggulan melalui The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) tahun 2026.
Tahun ini, pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) itu menetapkan target transaksi ritel sebesar Rp 102,5 miliar dengan kontrak dagang diharapkan mencapai US$1,5 juta.
Selain itu, Inacraft 2026 menargetkan 100.000 pengunjung dan buyers dari luar negeri sebanyak 1.000 visitors yang berasal dari Jepang, Singapura, Malaysia, Timor Leste, USA, India, Australia, Perancis, Uzbekistan, Filipina, Brunei Darussalam, dan Maroko.
Mewakili Wali Kota Pontianak, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Yusnaldi mengatakan, keikutsertaan Pemkot Pontianak bersama Provinsi Kalimantan Barat merupakan implementasi komitmen Pemkot Pontianak dalam meningkatkan daya saing pengrajin lokal, membuka peluang kemitraan, investasi, dan pasar baru bagi pelaku kriya di pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara.
“Dengan tingginya jumlah pengunjung tentu perajin memiliki peluang yang sangat besar untuk memasarkan produknya tidak saja domestik tetapi juga pasar global,” ujarnya di stan Pemkot Pontianak, Rabu (04/02/2026).
Ia menambahkan, sebagai Koordinator Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Pontianak, pihaknya telah melakukan kurasi produk lebih dulu sebelum dipamerkan sehingga produk yang akan tampil merupakan produk yang berkualitas. Sebab, masing-masing daerah berupaya menampilkan berbagai produk kerajinan khasnya masing-masing.
“Ayo ke stan Kota Pontianak di Paviliun Kalimantan Barat Assembly Hall No 75. Kami tentunya menampilkan produk kerajinan khas Pontianak, seperti corak insang, tas etnik, aksesoris serta kerajinan tangan lainnya,” ungkapnya.
Yusnaldi berharap, produk-produk kriya dengan kearifan lokal Pontianak mampu menarik minat pengunjung yang datang ke stan Kota Pontianak.
“Semoga produk-produk yang kami tampilkan menarik minat pembeli tidak saja ketika pameran berlangsung namun berkelanjutan di waktu mendatang,” pungkasnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini