Pontianak    

Panitia Cap Go Meh Pontianak Pastikan Tidak Ada Arakan Tatung, Hanya Ada Karnaval Naga Bersinar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Selasa, 10 Februari 2026
Panitia Cap Go Meh Pontianak Pastikan Tidak Ada Arakan Tatung, Hanya Ada Karnaval Naga Bersinar
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Panitia Cap Go Meh Pontianak 2026 memastikan tidak akan menggelar arakan tatung pada malam puncak perayaan Cap Go Meh. Agenda utama perayaan tahun ini hanya menampilkan Karnaval Naga Bersinar yang akan berlangsung di sepanjang Jalan Gajah Mada pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ketua Panitia Cap Go Meh Pontianak 2026, Hendry Pangestu Lim menegaskan, bahwa keputusan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Pontianak.

“Saya tegaskan seperti yang telah disampaikan Pak Wali Kota, tidak ada tatung. Kota Pontianak adalah kota Naga Bersinar. Untuk atraksi tatung, silakan ke Singkawang. Pontianak tetap menampilkan naga,” ujar Hendry.

Rangkaian kegiatan Cap Go Meh Pontianak akan dimulai pada 1 Maret 2026 dengan prosesi sakral “Naga Buka Mata” yang digelar pukul 06.00 WIB di Klenteng Kwan Tie Bio. Panitia juga menyiapkan panggung kehormatan di lokasi tersebut.

Usai prosesi, para pemain naga akan memberikan penghormatan kepada tamu kehormatan yang dilanjutkan dengan penyerahan angpau. Rombongan kemudian bergerak menuju para donatur sebagai bagian dari tradisi perayaan.

Selama berlangsungnya bulan Ramadan, panitia juga menetapkan sejumlah aturan tambahan guna menjaga toleransi dan kekhusyukan umat Muslim. Atraksi naga tidak diperkenankan membunyikan gendang maupun melakukan atraksi berlebihan pada waktu Magrib, Isya, dan Tarawih.

Agenda puncak, Karnaval Naga Bersinar, akan digelar pada 3 Maret 2026 mulai pukul 21.00 WIB. Karnaval dimulai dari depan Hotel Avara, menyusuri Jalan Gajah Mada, dan berakhir di kawasan Budi Karya dengan target selesai pukul 02.00 WIB dini hari.

Panitia menegaskan hanya akan menyiapkan satu panggung utama yang berlokasi di depan Hotel Harris. Panggung tambahan di sepanjang rute karnaval ditiadakan guna menjaga ketertiban dan efisiensi kegiatan.

“Kami bekerja sama dengan aparat keamanan agar karnaval berlangsung tertib dan durasinya lebih singkat. Kami juga mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi tata tertib demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tutup Hendry. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Wabup Sukardi Tekankan Delapan Fokus RKPD Kapuas Hulu 2027
Selasa, 10 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Polisi Tangkap Tiga Remaja di Pontianak, Curi Motor di Gang Bukit Saran
Selasa, 10 Februari 2026

Berita terkait